Overview
SulawesiPos.com, Jakarta – Penutupan bursa transfer paruh musim BRI Super League 2025/2026 pada awal Februari 2026 menghadirkan cerita menarik jelang laga big match Persija Jakarta vs Arema FC.
Pertandingan pekan ke-20 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Minggu (8/2/2026) malam, dipastikan berlangsung panas, bukan hanya karena rivalitas klasik, tetapi juga dampak langsung dari perombakan skuad kedua tim.
Aktivitas transfer Persija dan Arema terbilang agresif.
Sorotan utama tertuju pada arus pemain dari Persija menuju Arema FC, yang dinilai akan sangat memengaruhi dinamika pertandingan.
Sejumlah rekrutan anyar bahkan langsung memberi dampak signifikan sejak laga debut mereka.
Persija Jakarta memanfaatkan jendela transfer paruh musim untuk melakukan penyegaran demi menjaga konsistensi di papan atas klasemen.
Tim asuhan Mauricio Souza mendatangkan tujuh pemain baru guna mempertebal kedalaman dan variasi permainan.
Mauro Zijlstra – Penyerang muda timnas yang diproyeksikan sebagai investasi jangka panjang.
Shayne Pattynama – Bek kiri Timnas Indonesia dengan pengalaman internasional.
Alaeddine Ajaraie – Striker asal Maroko, eks top skor Liga Super India.
Paulo Ricardo – Bek tengah Brasil dengan jam terbang kompetisi Eropa.
Fajar Fathurrahman – Bek kanan berstatus bebas transfer untuk kebutuhan rotasi.
Jean Mota – Pemilik baru nomor punggung 10 Gelandang serang asal Brasil ini diharapkan menjadi motor kreativitas, pengatur tempo, sekaligus sumber peluang di lini kedua.
Cyrus Margono – kiper berdarah Indonesia Amerika Serikat, didatangkan untuk memperkuat sektor penjaga gawang dan menciptakan kompetisi sehat.
Selain mendatangkan pemain, Persija juga melepas delapan nama, termasuk keputusan strategis meminjamkan Hansamu Yama Pranata dan Rio Fahmi ke Arema FC, melepas Gustavo Franca secara permanen dan Ryo Matsumura dipinjamkan ke Bhayangkara Presisi Lampung FC hingga akhir musim demi mendapatkan menit bermain reguler.
Arema FC juga bergerak cepat di bursa transfer paruh musim.
Singo Edan fokus membenahi sektor pertahanan dan sayap demi memperbaiki performa yang belum stabil sepanjang musim.
Hansamu Yama Pranata – Bek tengah berpengalaman, dipinjam dari Persija.
Ilham Rio Fahmi – Bek kanan Timnas Indonesia, juga berstatus pinjaman.
Gabriel Silva Costa (Gabi) – Winger Brasil yang diplot menggantikan Paulinho Moccelin.
Leo Guntara – Bek kiri anyar penambah opsi pertahanan.
Gustavo Franca – Bek Brasil yang direkrut secara permanen.
Arema FC juga memutuskan berpisah dengan bek asing Odivan Koerich untuk menyesuaikan komposisi tim di paruh kedua musim.
Dua nama yang paling menyita perhatian jelang laga ini adalah Hansamu Yama dan Rio Fahmi.
Keduanya langsung memberi efek instan pada debut bersama Arema, 2 Februari 2026, dengan kontribusi gol dan assist yang berujung kemenangan Singo Edan.
Duel melawan Persija malam ini pun sarat nuansa emosional bagi kedua pemain.
Hari/Tanggal: Minggu, 8 Februari 2026
Kick-off: 19.00 WIB / 20.00 WITA
Stadion: Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan
Siaran Langsung dan Live Streaming: Indosiar dan Vidio
Persija memiliki catatan lebih unggul atas Arema, terutama saat bermain di kandang.
Pada pertemuan putaran pertama musim ini, Persija menang 2-1 di Stadion Kanjuruhan (8 November 2025).
Uji coba pramusim Juli 2025 juga dimenangkan Persija dengan skor 3-0 di JIS.
Persija Jakarta: Peringkat 3
Arema FC: Peringkat 11
Bermain di hadapan ribuan Jakmania, Persija diprediksi tampil menekan sejak awal dengan penguasaan bola dominan.
Arema FC kemungkinan mengandalkan serangan balik cepat dan kedisiplinan bertahan.
Adu strategi kedua pelatih serta kontribusi pemain anyar diyakini menjadi faktor kunci penentu hasil akhir.