Efek Domino Mazraoui: Ketika Kampanye Pride Premier League Mulai Kehilangan Gigi

Kasus Mazraoui membuktikan bahwa, lampanye sosial tidak bisa diperlakukan seperti sponsor jersey, nilai tidak bisa dipaksakan lewat atribut visual dan pemain kini lebih berani menolak agenda simbolik

Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi preseden positif.

Jika Pride bisa ditolak dan dikompromikan, kampanye sosial lain berpotensi bernasib sama.

Premier League memang masih mengibarkan bendera inklusivitas, tetapi kini dengan tiang yang lebih pendek.

Efek domino Mazraoui telah membuka ruang perlawanan yang sebelumnya senyap.

Pertanyaannya bukan lagi siapa yang mendukung Pride melainkan siapa yang benar-benar percaya, dan siapa yang hanya ikut karena diwajibkan.

BACA JUGA: 
Arsenal Jungkalkan Chelsea 2-1! Gol Timber Kunci Kemenangan, The Gunners Makin Kokoh di Puncak

Kasus Mazraoui membuktikan bahwa, lampanye sosial tidak bisa diperlakukan seperti sponsor jersey, nilai tidak bisa dipaksakan lewat atribut visual dan pemain kini lebih berani menolak agenda simbolik

Dalam jangka panjang, ini bisa menjadi preseden positif.

Jika Pride bisa ditolak dan dikompromikan, kampanye sosial lain berpotensi bernasib sama.

Premier League memang masih mengibarkan bendera inklusivitas, tetapi kini dengan tiang yang lebih pendek.

Efek domino Mazraoui telah membuka ruang perlawanan yang sebelumnya senyap.

Pertanyaannya bukan lagi siapa yang mendukung Pride melainkan siapa yang benar-benar percaya, dan siapa yang hanya ikut karena diwajibkan.

BACA JUGA: 
Derby Roses Memanas, Leeds United vs Manchester United Berakhir Imbang

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru