Overview
SulawesiPos.com, Manchester – Manchester City mulai membuka pintu keluar bagi Kalvin Phillips.
Gelandang internasional Inggris tersebut dikabarkan tidak lagi menjadi bagian dari skema taktis Pep Guardiola, sehingga manajemen The Citizens aktif mencarikan klub baru demi masa depan sang pemain.
Situasi ini langsung menarik perhatian sejumlah klub Premier League.
Burnley dan Wolverhampton Wanderers (Wolves) disebut sebagai dua peminat paling serius.
Kedua klub menilai Phillips masih memiliki kualitas, pengalaman, serta karakter permainan yang dibutuhkan untuk bersaing di kerasnya Liga Inggris.
Meski masih terikat kontrak hingga 2028, semua pihak termasuk Phillips diyakini sepakat bahwa perpisahan lebih cepat menjadi solusi terbaik.
Minimnya menit bermain dalam beberapa musim terakhir membuat sang gelandang membutuhkan klub yang mampu memberinya peran reguler dan kepercayaan penuh.
Manchester City sendiri terbuka melepas Phillips, baik melalui transfer permanen maupun skema peminjaman.
Langkah ini dinilai realistis demi menghindari situasi di mana pemain bernilai tinggi tidak termanfaatkan, sekaligus membantu klub merampingkan skuad dan menekan beban gaji.
Burnley dan Wolves kini tengah mengkaji detail finansial serta aspek teknis transfer.
Jika negosiasi berjalan mulus, kepindahan Phillips berpotensi menjadi salah satu transfer paling menarik di jendela musim dingin Premier League.
Lahir di Leeds pada 2 Desember 1995, Kalvin Phillips adalah ikon lokal Elland Road.
Kariernya melejit drastis di bawah arahan Marcelo Bielsa.
Pelatih asal Argentina tersebut mengubah Phillips menjadi regista modern yang disiplin dan visioner, hingga ia dijuluki “The Yorkshire Pirlo”.
Umpan diagonal akurat dan kecerdasan membaca permainan menjadi senjata utama Phillips saat membawa Leeds United menjuarai Championship dan promosi ke Premier League pada 2020.
Di musim 2020/2021, ia mencatatkan rata-rata 2,6 tekel dan 1,6 intersepsi per laga—statistik elite untuk seorang gelandang bertahan.
Performa impresif di level klub mengantarkan Phillips menjadi pilar Timnas Inggris.
Ia berperan penting membawa The Three Lions ke final Euro 2020 dan dinobatkan sebagai England Player of the Year 2020/2021.
Manchester City kemudian merekrutnya pada 2022 dengan nilai transfer sekitar £42 juta.
Namun, persaingan ketat dengan Rodri serta masalah kebugaran membuat Phillips kesulitan mendapatkan tempat utama.
Meski ikut merasakan manisnya gelar Treble Winner, kebutuhan akan menit bermain reguler tetap menjadi isu utama yang sempat ia coba atasi lewat masa peminjaman ke West Ham pada awal 2024.
Phillips dikenal bukan hanya sebagai pemutus serangan.
Ia menawarkan paket lengkap di lini tengah:
Memasuki usia 30 tahun, Phillips berada di fase krusial kariernya.
Burnley dan Wolves menawarkan peluang untuk kembali menjadi pemain inti, sekaligus memaksimalkan pengalaman dan mental juara yang ia miliki.
Kini, publik Premier League menanti satu pertanyaan besar: ke mana Kalvin Phillips akan berlabuh untuk menyalakan kembali magis “The Yorkshire Pirlo”?