Overview
SulawesiPos.com, Doha – Stadion Ahmad Bin Ali menjadi saksi sejarah ketika dunia olahraga dan hiburan bersatu dalam laga amal spektakuler bertajuk Match for Hope 2026.
Pertandingan yang mempertemukan Team Chunkz dan Team AboFlah ini berakhir dengan skor tipis 8-7 untuk kemenangan Team Chunkz dalam laga yang penuh dengan aksi jual beli serangan.
Pertandingan berlangsung sangat menghibur dengan total 15 gol tercipta.
Team Chunkz, yang diperkuat oleh nama-nama besar seperti Eden Hazard, Diego Costa, dan Marcelo, tampil dominan di awal laga.
Diego Costa bahkan mencatatkan namanya di papan skor sebanyak dua kali (menit ke-7 dan ke-70).
Di sisi lain, Team AboFlah memberikan perlawanan sengit melalui kepemimpinan Thierry Henry dan Didier Drogba (cadangan) serta ketajaman Tim Cahill.
Pemain seperti Oussifooty juga tampil gemilang dengan menyumbang dua gol untuk memperkecil ketertinggalan.
Susunan pemain yang diturunkan oleh kedua manajer, Arsène Wenger (Team Chunkz) dan Roberto Di Matteo (Team AboFlah), menjadi daya tarik utama:
Team Chunkz: Menampilkan pertahanan solid dengan Sharky dan Angry Ginge, serta kreativitas Zhong di lini tengah.
Team AboFlah: Mengandalkan kecepatan KSI dan pengalaman Gerard Piqué di lini belakang, serta kreativitas Ribéry.
Selain persaingan di lapangan, momen-momen ikonik seperti kehadiran MrBeast yang turut menyumbang gol di menit ke-74 menjadi sorotan global.
Aksi-aksi teatrikal yang dilakukan para pemain di lapangan merupakan bagian dari upaya menarik perhatian audiens digital guna meningkatkan donasi.
Seluruh hasil dari penjualan tiket dan donasi selama pertandingan ini disalurkan melalui yayasan Education Above All (EAA) untuk mendukung pendidikan anak-anak yang kurang beruntung di seluruh dunia.
Match for Hope 2026 membuktikan bahwa sepak bola adalah bahasa universal yang mampu menggerakkan perubahan nyata.