Overview
SulawesiPos.com – Legenda Manchester United, Wayne Rooney, membuka kembali kisah krusial yang nyaris mengubah arah kariernya.
Dalam pengakuannya, Rooney menyebut bahwa pada 2010 ia sempat serius mempertimbangkan meninggalkan Old Trafford setelah menolak menandatangani kontrak baru.
Keputusan tersebut memicu reaksi cepat dari sejumlah klub elite Eropa.
Tercatat, Real Madrid, Barcelona, dan Chelsea menjadi tiga klub yang paling agresif menjalin komunikasi dengan pihak Rooney.
Situasi itu muncul di tengah ketidakjelasan masa depannya bersama Manchester United kala itu.
Rooney mengungkapkan bahwa ia sebenarnya telah mempersiapkan diri untuk berkarier di luar Inggris.
Spanyol menjadi destinasi yang paling masuk akal, bahkan dalam beberapa hari, Real Madrid sempat dianggap sebagai tujuan terkuat.
Namun seiring waktu, pikirannya justru lebih sering tertuju pada satu klub lain.
Barcelona, dengan skuad bertabur bintang, menjadi godaan terbesar bagi Rooney.
Ia mengaku membayangkan bagaimana rasanya bermain dalam satu tim dengan Lionel Messi, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, dan Sergio Busquets pilar generasi emas Blaugrana yang saat itu mendominasi sepak bola Eropa.
Pada periode tersebut, Barcelona memang berada di puncak kejayaan.
Filosofi permainan, kualitas individu pemain, serta dominasi mereka di Liga Champions membuat klub Catalan itu hampir mustahil ditolak oleh pemain mana pun, termasuk Rooney.
Meski demikian, setelah melalui berbagai pertimbangan, Rooney akhirnya memilih bertahan di Manchester United.
Keputusan itu terbukti krusial, karena ia kemudian menjelma menjadi salah satu ikon terbesar dalam sejarah klub, memenangi berbagai gelar dan mencatatkan rekor gol yang sulit disaingi.
Rooney menegaskan bahwa keputusannya bertahan bukan berarti mengabaikan kualitas Barcelona.
Menurutnya, tim tersebut adalah salah satu yang terbaik sepanjang masa dan akan selalu menjadi impian bagi pemain mana pun untuk bisa mengenakan seragam mereka.