Overview
SulawesiPos.com, Munich – Pelatih Bayern Munchen, Vincent Kompany, memberikan peringatan keras kepada skuadnya jelang laga krusial melawan wakil Belgia, Union Saint-Gilloise.
Kompany mengungkapkan bahwa persiapan pekan ini jauh lebih berat dari biasanya karena kompleksitas permainan lawan.
“Biasanya saya butuh dua jam untuk menganalisis peluang lawan, tapi pekan ini saya butuh dua hari,” ujar Kompany.
Ia mencatat bahwa Union SG memiliki kemampuan untuk menciptakan peluang dalam berbagai situasi, baik saat menghadapi tekanan tinggi (high press) maupun blok pertahanan rendah (low block).
Kompany, yang pernah menghadapi Union SG saat melatih Anderlecht, menekankan bahwa tim tamu bertransformasi menjadi tim yang sangat berbahaya di kancah Eropa.
“Di liga domestik mereka suka mendominasi, tetapi di Liga Champions mereka sangat nyaman menjadi underdog. Mereka sering menciptakan momen-momen heroik, jadi kami harus sangat berhati-hati,” tambahnya.
Dalam upaya mengamankan poin penuh, Kompany memberikan pujian setinggi langit kepada ujung tombaknya, Harry Kane.
Menurutnya, pengalaman Kane dalam mencari ruang kosong dan kemampuan mencetak gol dari jarak jauh adalah aset yang tidak ternilai.
Gelandang muda Aleksandar Pavlović juga menyatakan kesiapannya.
Ia mengakui bahwa Union SG memiliki lini tengah yang teknis dan serangan balik yang mematikan.
“Mereka sangat kompak dan mencari celah untuk serangan balik. Kami harus waspada dalam transisi bertahan,” kata Pavlović.
Penyerang Union SG, Raul Florucz, mengakui kebesaran Bayern Munchen sebagai tim kelas dunia.
Meski sedang dalam fase adaptasi di liga baru, Florucz merasa terus berkembang dan siap memberikan perlawanan maksimal.
“Hasil yang diraih Bayern berbicara sendiri. Mereka pemain kelas dunia, tapi kami terus bertumbuh setiap hari,” ungkapnya optimistis.
Bayern kini fokus memperbaiki konsistensi pertahanan setelah sempat kebobolan lebih dulu dalam beberapa laga terakhir, dengan harapan hasil positif baru-baru ini menjadi modal mental yang kuat. (sumber uefa)