Categories: Sepakbola

Barcelona Incar Hamza Abdelkarim, Proyek Striker Masa Depan Dimulai dari Afrika

Overview

  • Barcelona dikabarkan kembali mengintensifkan negosiasi untuk merekrut striker muda Al Ahly, Hamza Abdelkarim.
  • Langkah ini mencerminkan strategi jangka panjang Blaugrana membangun ulang lini depan dengan talenta muda berbiaya rendah namun berpotensi tinggi.

SulawesiPos.com – Barcelona kembali menghidupkan proyek besar mereka membangun masa depan lini serang dari pemain muda.

Kali ini, sorotan mengarah ke Afrika, tepatnya Mesir.

Blaugrana dilaporkan berada dalam tahap lanjutan negosiasi untuk merekrut Hamza Abdelkarim, striker 18 tahun milik Al Ahly, yang disebut-sebut sebagai salah satu talenta paling menjanjikan di kawasan Afrika Utara.

Ketertarikan Barcelona bukan keputusan mendadak. Nama Hamza Abdelkarim telah lama berada dalam radar pencari bakat klub Catalan, yang kini serius menjadikannya bagian dari proyek jangka panjang.

Dalam beberapa musim terakhir, Barcelona semakin menghindari transfer mahal dan mulai fokus pada model rekrutmen usia muda.

Setelah sukses membangun ulang tim lewat pemain seperti Lamine Yamal, Gavi, dan Pedri, kini Barcelona mengarahkan kebijakan serupa ke posisi striker — sektor yang selama ini menjadi titik lemah.

Hamza dinilai cocok dengan filosofi tersebut, usia masih 18 tahun, biaya transfer relatif terjangkau, potensi berkembang tinggi, dan bisa dibentuk sesuai gaya bermain Barcelona.

Barcelona ingin menghindari kesalahan era sebelumnya yang terlalu bergantung pada pembelian bintang jadi dengan harga mahal.

Sinyal positif datang dari sang pemain. Hamza dikabarkan sudah menyatakan keinginannya bergabung dengan Barcelona sejak akhir tahun lalu.

Ini menjadi faktor kunci dalam percepatan negosiasi. Barcelona tidak hanya mengincar kualitas teknis, tetapi juga mentalitas pemain yang siap berkembang di bawah tekanan besar Camp Nou.

Saat ini, pembicaraan antar klub masih berfokus pada nilai transfer dan struktur pembayaran.

Barcelona sadar bahwa mereka membutuhkan striker masa depan, bukan sekadar solusi instan.

Dengan usia Robert Lewandowski yang semakin menua, Blaugrana harus menyiapkan suksesor sejak dini.

Hamza diproyeksikan bukan sebagai starter langsung, melainkan aset jangka panjang yang dapat berkembang di tim utama secara bertahap, dipoles lewat rotasi dan menit bermain terbatas serta menjadi investasi finansial olahraga .

Model ini mirip dengan proyek Vinícius Jr di Real Madrid pada masa lalu.

Jika transfer ini terwujud, Hamza akan mengikuti jejak sejumlah pemain Afrika yang sukses di Eropa sejak usia muda.

Barcelona melihat pasar Afrika sebagai wilayah yang belum sepenuhnya tergarap, tetapi menyimpan potensi besar secara teknis dan ekonomi.

Langkah ini memperlihatkan bahwa Barcelona tidak hanya membangun tim untuk musim depan, melainkan untuk satu dekade ke depan.

Kristio D. Reski

Share
Published by
Kristio D. Reski
Tags: Barcelona Hamza Abdelkarim Transfer Pemain Vinícius Jr