Overview
SulawesiPos.com – Pertemuan Arsenal dan Inter Milan di Liga Champions bukan sekadar laga fase liga, melainkan pertarungan dua tim dengan identitas kuat dan ambisi besar di Eropa.
Kedua kubu sepakat bahwa laga ini harus dijalani dengan mental final.
Striker Arsenal, Gabriel Jesus, menegaskan keyakinan penuh timnya untuk bersaing hingga akhir kompetisi.
“Setiap pesepak bola percaya bahwa mereka bisa memenangkan Liga Champions. Kami percaya bisa memenangkannya, tetapi jalannya masih panjang. Setiap pertandingan adalah final dan kami menghadapinya dengan cara itu,” ujar Jesus.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menekankan pentingnya urgensi di setiap laga Liga Champions.
Menurutnya, kesempatan di kompetisi ini tidak datang dua kali.
“Setiap pertandingan di Liga Champions, ketika Anda punya kesempatan untuk meraih sesuatu, Anda harus merebutnya. Besok kami harus benar-benar mendapatkannya melawan tim papan atas,” kata Arteta.
Ia juga menyoroti bahwa meski target utama selalu kemenangan, konteks laga melawan Inter membuat Arsenal harus tampil sempurna.
“Urgensinya akan sama seperti biasanya, kami selalu menyiapkan diri untuk menang,” tegasnya.
Arteta juga menyinggung pertemuan Arsenal dan Inter yang kembali terjadi untuk musim kedua beruntun, namun dengan situasi berbeda.
“Situasinya mirip tahun lalu, tetapi posisi kedua tim saat ini berbeda. Mereka punya pelatih baru yang memberi identitas kuat. Inter adalah tim yang sangat kompetitif dan mendominasi liga,” ujarnya.
Dari kubu Inter, bek Manuel Akanji menyoroti ancaman utama Arsenal, terutama dalam situasi bola mati.
“Kami tahu mereka sangat kuat dalam set piece, jadi kami harus ekstra hati-hati. Dalam permainan terbuka pun mereka punya pemain dengan kualitas individu tinggi,” kata Akanji.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, turut memberikan pujian kepada Arteta sebagai sosok pelatih muda yang ambisius.
“Dia sangat penuh gairah dan membawa banyak ambisi ke klub bersejarah. Selalu ada hal yang bisa dipelajari darinya,” ujar Chivu.
Meski mengakui kekuatan Arsenal, Chivu menegaskan Inter tidak akan datang dengan mental inferior.
“Kami menghadapi salah satu tim terkuat di Eropa. Mereka berinvestasi, punya identitas, dan terus berkembang. Arsenal dan Bayern adalah yang terkuat saat ini, tapi saya juga tahu siapa kami,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa Inter akan bermain dengan sikap positif dan berani mengambil risiko.
“Kami tidak akan merasa kalah sebelum bertanding. Kami akan menjadi versi terbaik dari diri kami,” tutup Chivu.
Pertandingan Arsenal vs Inter Milan dapat disaksikan melalui live streaming Vidio pada pukul 03.00 WIB.
Dengan mental juara dari Arsenal dan keberanian Inter untuk tampil agresif, laga ini diprediksi berlangsung ketat dan sarat tensi sejak menit awal. (Sumber uefachampionsleague)