Rocky Gerung resmi jadi Wantimpres Prabowo. Aktivis 98 Ano Suparno menyoroti perubahan posisi Rocky dari pengkritik jadi bagian kekuasaan. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden.
SulawesiPos.com – Rocky Gerung (RG) resmi masuk dalam jajaran Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Pelantikan tersebut menandai posisi baru Rocky Gerung yang selama ini dikenal sebagai intelektual dan pengkritik kebijakan pemerintah dari luar struktur kekuasaan.
Bergabungnya Rocky ke dalam lembaga penasihat presiden tersebut kemudian mendapat sorotan dari penulis, jurnalis sekaligus aktivis 98, Ano Suparno.
Menurut Ano, masuknya Rocky ke dalam struktur kekuasaan menjadi perubahan posisi yang menarik untuk dicermati, mengingat selama ini Rocky dikenal sebagai pemikir yang banyak menyampaikan pandangan kritis dari luar pemerintahan.
“Sebagai intelektual, filsuf dan ‘presiden akal sehat’ maka Rocky Gerung akan memulai perjalanan barunya sebagai pemikir untuk berada di dalam struktur kekuasaan,” ujarnya kepada SulawesiPos.com, Jumat.
Ano menilai keputusan Rocky bergabung dengan Wantimpres menarik karena terdapat perbedaan posisi antara menjadi pemikir di luar sistem dan berada di dalam struktur kekuasaan.
“Saya menganggap pilihan RG masuk kekuasaan itu cukup menarik karena selama ini saat RG di luar system, dia pemikir yang selalu merasa “hanya pikirannya yang selalu benar melalui analogi analogi serta Narasi yang dikemukakan pada setiap forum dan dialog,” ucapnya.
Menurut dia, posisi baru tersebut akan membuat Rocky berhadapan langsung dengan berbagai kebijakan dan wacana yang lahir dari pemerintahan.
“Sehingga jika berada dalam kekuasaan maka RG tentunya akan menerapkan konsep pikiran yang selama ini saat berada di luar sistem,” tambah dia.
Ano kemudian mengaitkan posisi tersebut dengan pandangan filsuf Prancis Michel Foucault mengenai hubungan antara kekuasaan dan produksi kebenaran.
“Seperti apa yang dikemukakan oleh Michel Foucault, filsuf, dan kritikus sastra asal Prancis bahwa sistem kekuasaan selalu memproduksi ‘kebenaran’ menurut versinya sendiri,” ujarnya.
Ia menilai, kondisi tersebut berpotensi membuat Rocky ikut berada dalam arus narasi yang dibentuk oleh kekuasaan.
“RG yang seringkali memproduksi narasi kebenaran, maka mau tak mau akan ikut membenarkan narasi yang diproduksi oleh kekuasaan,” katanya.
“Bukan kah mulai hari ini, wacana dan narasi yang keluar dari kekuasaan berasal dari Watimpres? Jabatan yang diemban oleh RG dkk,” imbuh Ano.
Di sisi lain, Ano menilai keputusan Rocky masuk ke dalam struktur pemerintahan dapat memengaruhi cara publik melihat pandangan kritis yang selama ini disampaikannya.
“Tapi di sisi lain, pilihan RG hari ini, kemungkinan akan melemahkan pandangan-pandangan kecerdasannya selama ini,” ucapnya.
Ia kemudian menggunakan konsep intelektual organik Antonio Gramsci untuk menggambarkan posisi Rocky sebelum bergabung dengan pemerintahan.
“Ada pendapat IAntonio Gramsci, filsuf asal Italia yang menjelaskan bahwa orang -orang cerdas yang memilih berdiri di luar sistem, selama ini dominan bertindak sebagai penggerak kesadaran kritis masyarakat agar tidak mudah dimanipulasi oleh propaganda kelas penguasa,” ujarnya.
Menurut Ano, selama berada di luar pemerintahan, Rocky dinilai menempati posisi sebagai figur intelektual yang mendorong masyarakat untuk bersikap kritis terhadap kekuasaan.
Selama ini RG berada pada posisi orang cerdas yang menggerakkan kesadaran publik. RG pernah menjadi bagian intelektual organik yang tumbuh bersama masyarakat untuk melawan hegemoni penguasa.
“Dengan hadirnya RG dalam kekuasaan apalagi sebagai Watimpres? Maka apakah kecerdasannya masih bisa dikatakan organik seperti pandangan Iantoni Gramsci? Kita lihat kedepannha akan seperti apa?” ujarnya.
Presiden Prabowo memimpin langsung pelantikan jajaran Wantimpres yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Pratikno dilantik sebagai Ketua Wantimpres, sedangkan Hatta Rajasa menjabat Wakil Ketua.
Setelah Pratikno dan Hatta Rajasa menandatangani berita acara pelantikan, anggota Wantimpres lainnya dipanggil satu per satu untuk menandatangani berita acara di hadapan Presiden Prabowo.
Rocky Gerung kemudian maju untuk menandatangani berita acara sebagai anggota Wantimpres. Secara keseluruhan, Prabowo melantik 24 anggota Wantimpres bersama ketua dan wakil ketua.