Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Supriansa
SulawesiPos.com — DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan (Sulsel) terus mematangkan konsolidasi internal pasca-rapat pleno. Ketua Harian DPD I Golkar Sulsel, Supriansa, menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan keterbukaan antarbidang untuk memperkuat mesin partai menghadapi agenda politik mendatang.
Supriansa yang ditemui SPos, di Warkop Phoenam, Makassar, Selasa (22/9/2026), menyampaikan bahwa rapat pleno yang digelar bukan sekadar membahas rencana pelantikan pengurus, melainkan juga menjadi ajang mempererat silaturahmi. Menurutnya, Golkar harus menjadi partai yang inklusif agar dapat terus berkembang.
“Golkar tidak akan pernah menjadi besar kalau tidak membuka diri, baik secara internal maupun eksternal. Salah satu kelebihan Golkar adalah mengedepankan kaderisasi sekaligus menjadi partai yang terbuka bagi masukan masyarakat,” ujar Supriansa.
Ia juga menyoroti gaya kepemimpinan partai di Sulsel di bawah Ilham Arief Sirajuddin yang dinilainya rendah hati dan mudah diakses oleh masyarakat. Sikap tersebut diharapkan dapat diteladani oleh seluruh pengurus dan kader di semua tingkatan.
“Harapan saya, seluruh pengurus di bidang masing-masing ikut membuka diri dan tidak merasa paling pintar sendiri. Kita harus mau menerima pendapat orang lain untuk menjaga soliditas,” tambahnya.
Terkait perombakan serta penyusunan kepengurusan di tingkat DPD II, Supriansa menjelaskan bahwa tahapan tersebut akan berjalan setelah proses pelantikan pengurus DPD I yang ditargetkan rampung pada Oktober.
Setelah pelantikan, Golkar Sulsel akan menggelar rapat kerja dilanjutkan dengan Musyawarah Daerah (Musda) di tingkat DPD II kabupaten/kota.
“Kami upayakan seluruh Musda DPD II rampung akhir tahun ini. Sehingga pada awal tahun depan, seluruh elemen partai sudah bekerja serentak mendekatkan diri dan menyosialisasikan program kepada masyarakat. Jangan sampai kita hanya hadir saat membutuhkan rakyat,” tegasnya.
Menyinggung kesiapan menghadapi Pemilu mendatang, Supriansa menyatakan bahwa kontestasi politik merupakan rutinitas bagi Golkar sebagai partai matang. Ia optimistis Golkar Sulsel mampu meraih kemenangan dengan tetap mengedepankan etika politik.
“Target kita Golkar keluar sebagai pemenang di Sulawesi Selatan dengan cara-cara yang elegan, tanpa harus mencederai partai politik lainnya,” pungkas mantan Wakil Bupati Soppeng ini.