Calon Ketua DPD I Golkar Sulsel Ilham Arief Sirajuddin saat mendaftar di Kantor DPD Golkar Sulsel
SulawesiPos.com – Pengembalian formulir bakal calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan oleh Ilham Arief Sirajuddin atau IAS, Jumat, 17 Juli 2026, memunculkan pesan simbolik yang menonjol di luar peta dukungan politik. Di tengah iring-iringan 32 dukungan kelembagaan internal partai, IAS menegaskan bahwa semua suku yang berdiam di Sulawesi Selatan memiliki ruang yang sama di bawah beringin.
Pesan itu tercermin dari kehadiran para pendamping IAS yang mengenakan atribut kesukuan masing-masing saat mengantar pengembalian formulir di Kantor DPD I Golkar Sulsel, Makassar. Sejumlah ketua DPD II dari wilayah Bugis tampil dengan songkok recca, di antaranya Andi Fahsar Padjalangi dari Bone, Andi Kaswadi Razak dari Soppeng, Ketua MKGR Sulsel Taufan Pawe, dan Rahman Pina dari Barru.
Perwakilan dari Toraja juga hadir dengan passapu khas Toraja. Sementara rombongan dari Tana Luwu mengenakan songkok pamiring, dan para kader dari wilayah Makassar tampak memakai passapu khas Makassar.
Di hadapan panitia Musda XI Golkar Sulsel, IAS mengatakan simbol-simbol itu sengaja dihadirkan untuk menegaskan pesan kesetaraan di internal Golkar Sulsel.
“Kalau di pengembalian formulir lalu kami menyampaikan pesan kebersamaan lintas generasi selalu punya ruang di Golkar, kali ini kami juga ingin menegaskan bahwa semua suku yang berdiam di Sulsel punya ruang sama. Setara insya Allah,” ujar IAS saat menyerahkan formulir pendaftaran.
Koordinator Steering Committee Musda XI Golkar Sulsel, Armin Mustamin Toputiri, menyebut pesan yang dibawa IAS dalam dua momentum penjaringan, mulai dari pengambilan hingga pengembalian formulir, memberi harapan soal kebersamaan dan garis kesetaraan di tubuh partai.
“Kami benar-benar memberi apresiasi atas pesan yang disampaikan IAS, baik saat pengambilan maupun pengembalian formulir ini. Pesan ini memberi harapan bahwa akan lahir kebersamaan yang menegaskan garis kesetaraan. Semua punya ruang yang sama untuk sama-sama membangun Golkar. Harapan ini, memang sedang bersemayam rapi di benak seluruh kader Golkar,” kata Armin.
IAS resmi mengembalikan formulir pendaftaran bacalon Ketua Golkar Sulsel di Kantor Golkar Sulsel, Jalan Amanagappa, Makassar. Ia datang dengan dukungan 22 ketua DPD II, tiga organisasi pendiri, lima organisasi yang didirikan, serta dukungan dari sayap partai.
“Di sini ada 22 ketua DPD II Golkar, dua yang diwakili sekretarisnya yaitu Ketua Golkar Maros dan Golkar Bantaeng karena sedang umrah. Nantinya SC bisa verifikasi langsung,” ujar IAS.
Beberapa saat setelah pengembalian berkas, Armin menetapkan dan mengesahkan IAS sebagai bakal calon Ketua DPD I Golkar Sulsel. Proses itu juga dipantau utusan DPP Partai Golkar, di antaranya Abdul Razak Said, Hakim Kamaruddin, Sirajuddin, Risman Pasigai, dan Mustahuddin.
Musda Golkar Sulsel dijadwalkan berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 18-19 Juli 2026, di Hotel Claro Makassar dan direncanakan dibuka langsung Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia.