SulawesiPos.com — Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan memprioritaskan program-program produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat dibanding pembangunan gedung atau kantor semata.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri panen raya udang di kawasan Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK), Desa Tegalretno, Kecamatan Petanahan, Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5/2026).
Menurut Presiden, pembangunan fasilitas seperti kantor tetap dibutuhkan, namun harus dibarengi dengan produktivitas dan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Maaf kita sekarang agak tundalah bangun banyak kantor, kantor, kantor, kantor itu itu ya perlu. Tapi jangan ada kantor, nggak ada produktifitas,” kata Prabowo.
Pembangunan Harus Berdampak Langsung bagi Rakyat
Prabowo menilai kemegahan bangunan tidak memiliki arti apabila tidak memberikan hasil konkret bagi masyarakat.
Pemerintah, kata dia, akan lebih fokus pada program yang mampu menghasilkan manfaat ekonomi secara langsung.
“Kantor megah, produknya nggak ada. Lebih baik kantornya tidak begitu bagus, tapi produknya bagus. Hasilnya banyak,” ujarnya.
Ia menegaskan kebutuhan utama masyarakat saat ini adalah tersedianya lapangan kerja dan peningkatan pendapatan.
“Penghasilan untuk rakyat banyak. Rakyat kita butuh pekerjaan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti program yang dianggap berhasil menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat sekitar.
Menurutnya, kawasan tambak modern BUBK di Kebumen menjadi contoh proyek produktif yang memberikan dampak langsung terhadap ekonomi masyarakat.
“Jadi ini sangat bagus, sangat produktif. Lapangan kerja yang bisa diserap,” ujar Prabowo.
Ia menyebut kawasan tersebut saat ini telah menyerap sekitar 650 tenaga kerja yang seluruhnya berasal dari masyarakat setempat.
“Berapa orang yang kerja sekarang? Enam ratus lima puluh. Enam ratus lima puluh. Lokal orang lokal semua. Orang setempat enam ratus lima puluh orang bekerja,” pungkasnya.

