Spanyol ke Final Piala Dunia 2026. dok/idextratime
SulawesiPos.com – Timnas Spanyol kembali menegaskan statusnya sebagai kekuatan utama sepak bola dunia setelah menyingkirkan Prancis pada Rabu, 15 Juli 2026 di semifinal Piala Dunia 2026.
Kemenangan yang dicetak oleh penalti M. Oyarzabal 22′ dan P. Porro 58′ tersebut bukan hanya mengantarkan La Furia Roja ke final untuk pertama kalinya sejak 2010, tetapi juga memperpanjang deretan rekor impresif yang mereka ciptakan dalam dua tahun terakhir.
Keberhasilan lolos ke partai puncak mengakhiri penantian 16 tahun Spanyol untuk kembali tampil di final Piala Dunia.
Terakhir kali mereka mencapai laga final adalah pada edisi 2010 di Afrika Selatan, saat mengalahkan Belanda dan meraih gelar juara dunia pertama dalam sejarah.
Kemenangan atas Prancis juga mempertegas dominasi Spanyol dalam laga-laga semifinal melawan Les Bleus.
Ini menjadi kemenangan ketiga secara beruntun Spanyol atas Prancis di fase semifinal turnamen besar.
Catatan itu menunjukkan konsistensi generasi baru Spanyol yang sukses mengalahkan salah satu tim terkuat dunia dalam tiga turnamen berbeda secara berturut-turut.
Keberhasilan melaju ke final juga membuat Spanyol menyamai salah satu rekor terbesar dalam sejarah sepak bola internasional.
La Furia Roja kini mencatat 37 pertandingan beruntun tanpa kekalahan, menyamai rekor yang sebelumnya dipegang Italia pada periode 2018–2021.
Daftar rekor tak terkalahkan terpanjang tim nasional kini menjadi:
Artinya, jika berhasil meraih kemenangan pada partai final Piala Dunia 2026, Spanyol akan menjadi pemegang tunggal rekor dunia dengan 38 pertandingan internasional tanpa kekalahan.
Kesuksesan Spanyol menuju final juga melengkapi perjalanan luar biasa mereka dalam dua musim terakhir.
Tim asuhan Luis de la Fuente terus menunjukkan konsistensi dengan selalu memenangkan pertandingan-pertandingan besar.
Dalam kurun 2025 hingga 2026, Spanyol berhasil:
Performa impresif itu memperlihatkan bahwa regenerasi yang dilakukan Spanyol berjalan sangat sukses dengan perpaduan pemain muda seperti Lamine Yamal, Pau Cubarsí, Pedri, hingga pemain senior seperti Rodri, Mikel Oyarzabal, dan Dani Olmo.
Di sisi lain, kekalahan Prancis menjadi sorotan karena lini serang bertabur bintang gagal tampil maksimal.
Duet Kylian Mbappé, Ousmane Dembélé, Michael Olise, dan Bradley Barcola tidak mampu menembus pertahanan disiplin Spanyol yang dikomandoi Pau Cubarsí, Aymeric Laporte, Marc Cucurella, dan Pedro Porro.
Pertahanan La Furia Roja kembali tampil solid dan menjadi fondasi keberhasilan mereka mengamankan tiket menuju partai final.
Kini Spanyol tinggal selangkah lagi mengukir sejarah baru.
Selain berpeluang menambah koleksi gelar Piala Dunia, kemenangan di final juga akan membawa mereka menjadi tim nasional dengan rekor tak terkalahkan terpanjang dalam sejarah sepak bola internasional.