Presiden FIFA, Gianni Infantino
SulawesiPos.com – Wacana melibatkan 64 tim di Piala Dunia 2030 kembali mengemuka setelah FIFA membuka ruang pembahasan atas usulan perluasan peserta untuk edisi seabad turnamen itu. Meski demikian, format resmi yang saat ini masih tercatat untuk Piala Dunia 2030 tetap 48 tim, dengan tuan rumah utama Maroko, Portugal, dan Spanyol, serta tiga laga perayaan digelar di Uruguay, Argentina, dan Paraguay.
Isu perluasan itu pertama kali mencuat dalam pembahasan internal FIFA pada Maret 2025. Sejak saat itu, gagasan menjadikan Piala Dunia 2030 sebagai edisi khusus dengan 64 peserta terus bergulir, seiring status turnamen tersebut sebagai perayaan 100 tahun Piala Dunia sejak edisi perdana 1930.
Dalam perkembangan terbaru saat Piala Dunia 2026 berlangsung, Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan gagasan itu belum ditutup dan akan diperiksa lebih lanjut seusai turnamen.
Di saat yang sama, ia juga menilai format 48 tim yang dipakai pada Piala Dunia 2026 memberi sinyal positif terhadap perluasan partisipasi.
Infantino lebih dulu menyoroti kualitas persaingan yang menurutnya tetap terjaga meski jumlah peserta bertambah.
“Setiap negara seharusnya diberi kesempatan untuk bermimpi ikut serta dalam Piala Dunia,” katanya dikutip Senin (13/7/2026)
Pernyataan itu muncul setelah FIFA melihat representasi lintas benua semakin kuat pada edisi 2026.
Dalam wawancara yang sama, Infantino menilai perluasan peserta membuat lebih banyak negara merasa punya peluang nyata untuk tampil di panggung tertinggi sepak bola dunia.
“Tim dari setiap benua mencetak gol dan meraih setidaknya satu poin. Sembilan dari sepuluh tim Afrika mencapai fase gugur. Ini sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya memberi setiap tim kesempatan,” pungkasnya.