Tangisan youtuber terkenal IShowSpeed viral setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol di babak 16 besar Piala Dunia 2026.
SulawesiPos.com – Tangisan YouTuber dan streamer terkenal IShowSpeed viral di media sosial setelah Portugal kalah 0-1 dari Spanyol pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Dallas Stadium, Arlington, Texas, Selasa, 7 Juli 2026 WITA.
Gol telat Mikel Merino bukan hanya mengirim Spanyol ke perempat final, tetapi juga menutup perjalanan Cristiano Ronaldo di Piala Dunia untuk selamanya.
Speed, yang dikenal sebagai salah satu penggemar paling fanatik Ronaldo, menjadi sorotan setelah reaksinya beredar luas tak lama setelah peluit akhir.
Dalam sejumlah cuplikan yang ramai dibagikan ulang, streamer asal Amerika Serikat itu tampak tak kuasa menahan air mata ketika Portugal gagal menyelamatkan diri pada detik-detik terakhir.
Momen itu langsung menyatu dengan suasana emosional di lapangan. Ronaldo, 41 tahun, menutup turnamen yang sejak awal ia sebut sebagai Piala Dunia terakhirnya, ketika Portugal kandas oleh gol Merino pada menit pertama injury time babak kedua.
Gol kemenangan Spanyol lahir sesaat setelah Merino memenangkan pelanggaran di area serang. Saat Portugal belum kembali rapat, gelandang itu melanjutkan pergerakannya ke kotak penalti dan menuntaskan sodoran Ferran Torres untuk menaklukkan Diogo Costa.
Besarnya dampak kekalahan emosional ini tercermin jelas dari jagat maya. Tak lama setelah peluit panjang dibunyikan, video reaksi dari YouTuber dan streamer terkenal asal Amerika Serikat, IShowSpeed, langsung viral dan beredar luas di berbagai platform media sosial.
Speed, yang selama ini dikenal luas sebagai salah satu penggemar paling fanatik dan garis keras dari Cristiano Ronaldo, tampak tak kuasa menahan air mata.
Dalam sejumlah cuplikan yang ramai dibagikan ulang oleh netizen, sang streamer menangis histeris menyaksikan Portugal gagal menyelamatkan diri pada detik-detik terakhir pertandingan.
Kehancuran emosional Speed seolah mewakili jutaan perasaan fan CR7 di seluruh dunia yang harus menerima kenyataan pahit bahwa tidak ada lagi kesempatan bagi idola mereka untuk mengejar akhir sempurna berupa trofi Piala Dunia.
Di sisi lain, Spanyol memastikan tiket ke perempat final dan akan menghadapi Belgia di Inglewood, California, pada Jumat, 10 Juli 2026 waktu setempat.
Tim asuhan Luis de la Fuente melanjutkan laju impresif mereka, sementara Portugal harus pulang dengan luka besar dari duel sesama raksasa Eropa itu.
Seusai pertandingan, Ronaldo menegaskan bahwa edisi 2026 adalah Piala Dunia terakhirnya. Ia mengatakan pergi dengan hati nurani yang bersih setelah memberikan segalanya untuk Portugal selama lebih dari dua dekade.
“Ini adalah sepak bola, adakalanya akhir yang kita impikan tidak menjadi kenyataan. Hari ini terasa sangat berat, bukan hanya karena kami kalah, tetapi karena saya tahu ini adalah kali terakhir saya mengenakan jersi ini di panggung Piala Dunia. Saya pergi dengan hati nurani yang bersih karena saya telah memberikan segalanya untuk negara ini selama lebih dari dua dekade. Terima kasih kepada seluruh fans Portugal di seluruh dunia atas cinta yang tidak pernah putus. Babak ini telah usai, namun kebanggaan saya untuk Portugal akan abadi,” ujar Ronaldo pada wartawan di area mixed zone.
Warisan Abadi Tanpa Trofi Emas
Dengan hasil ini, Ronaldo menutup karier Piala Dunianya dengan catatan sejarah unik sebagai satu-satunya pesepak bola yang pernah mencetak gol dalam enam edisi turnamen yang berbeda.
Namun, malam di Texas memastikan kisah indahnya harus berakhir tanpa trofi emas yang selama ini paling ia buru.
Laga melawan Spanyol juga menambah satu bab penutup bagi warisan besar sang kapten.
Ronaldo menutup karier Piala Dunianya sebagai satu-satunya pemain yang pernah mencetak gol dalam enam edisi turnamen, tetapi malam di Texas memastikan kisah itu berakhir tanpa trofi yang selama ini paling ia buru.