Preview dan prediksi skor Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026
SulawesiPos.com – Panggung babak 16 besar Piala Dunia FIFA 2026 siap menyajikan duel mahadahsyat bertajuk Derbi Iberia antara Portugal melawan Spanyol. Bentrokan akbar yang dianggap sebagai “final kepagian” ini akan digulung di Stadion AT&T (Dallas Stadium), Arlington, Texas, pada Selasa, 7 Juli 2026 pukul 03.00 WITA (02.00 WIB) dan disiarkan langsung gratis melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Laga ini dipastikan akan menguras emosi publik sepak bola dunia setelah sang mega bintang, Cristiano Ronaldo, secara resmi mengumumkan bahwa edisi 2026 ini akan menjadi Piala Dunia terakhir dalam karier legendarisnya.
Kedua raksasa Eropa ini melaju ke fase perdelapan final dengan catatan performa yang berbeda di babak sebelumnya:
Pertemuan kompetitif terakhir kedua tim di level senior terjadi pada final UEFA Nations League tanggal 9 Juni 2025 lalu. Kala itu, laga sengit berakhir imbang 2-2 di waktu normal sebelum akhirnya Portugal keluar sebagai jawara lewat drama adu penalti 5-3.
Sementara di panggung Piala Dunia, mereka sempat bersua di babak 16 besar edisi 2010 (Spanyol menang tipis 1-0) serta duel fase grup Piala Dunia 2018 yang berakhir dengan skor ikonik 3-3 lewat hattrick spektakuler Ronaldo.
Kedua pelatih diproyeksikan akan saling adu taktik menggunakan formasi modern 4-2-3-1 yang sangat fleksibel:
Portugal (Pelatih: Roberto Martínez) Roberto Martínez diprediksi tetap mempercayakan ban kapten dan ujung tombak kepada Cristiano Ronaldo, dengan sokongan kreativitas lini tengah yang melimpah.
Spanyol (Pelatih: Luis de la Fuente) Luis de la Fuente diyakini akan mempertahankan komposisi the winning team yang sukses menghancurkan Austria, mengandalkan kontrol lini tengah Rodri serta akselerasi mematikan wonderkid Lamine Yamal.
Spanyol diyakini akan mendominasi mutlak penguasaan bola lini tengah lewat duet Rodri dan Pedri sembari memotong pertahanan lewat akselerasi Lamine Yamal.
Namun, organisasi pertahanan rapat Portugal yang digalang Rúben Dias diproyeksikan mampu meredam gempuran tersebut.
Portugal akan bermain lebih sabar dan menghukum kelengahan garis pertahanan tinggi La Roja melalui skema transisi serangan balik cepat yang dimotori Bruno Fernandes serta tusukan kilat Rafael Leão.