SulawesiPos.com – Ismael Saibari (25) menjelma menjadi wajah paling menonjol dalam perjalanan Maroko di Piala Dunia 2026 setelah terus hadir dalam momen-momen penentu sejak fase grup hingga babak gugur. Gelandang serang yang pernah berkiprah di Liga Belanda bersama PSV Eindhoven dan kini memperkuat Bayern Muenchen itu bukan hanya mencetak gol penting saat melawan Brasil dan Skotlandia, tetapi juga menjadi algojo penentu ketika Maroko menyingkirkan Belanda lewat adu penalti pada babak 32 besar, Senin, 29 Juni 2026.
Dalam turnamen yang dipenuhi tekanan tinggi, Saibari tampil sebagai pemain yang berulang kali muncul saat Maroko membutuhkan solusi. Ia mencetak gol ketika Maroko menahan Brasil 1-1 pada laga pembuka Grup C. Beberapa hari kemudian, ia kembali menjadi pembeda saat Maroko menaklukkan Skotlandia 1-0 lewat gol cepat setelah 71 detik, yang menjadi salah satu gol tercepat di Piala Dunia 2026 sejauh ini.
Perannya tidak berhenti di fase grup. Saat Maroko berhadapan dengan Belanda di fase knockout, Saibari kembali berdiri di garis depan. Dalam duel yang berakhir 1-1 hingga 120 menit, Maroko akhirnya menang 3-2 lewat adu penalti, dan Saibari menjadi penendang yang memastikan tiket ke 16 besar. Momen itu menegaskan statusnya bukan sekadar pencetak gol, tetapi juga pemain yang sanggup memikul beban terbesar di pertandingan paling menegangkan.
Dari Eredivisie ke Panggung Dunia
Nama Saibari sebenarnya tidak datang dari ruang kosong. Sebelum bersinar bersama tim nasional Maroko di Piala Dunia 2026, pemain berusia 25 tahun itu sudah membangun fondasi penting di Liga Belanda bersama PSV Eindhoven. Pengalamannya bermain di Eredivisie membentuk Saibari sebagai gelandang serang yang nyaman menguasai bola, cepat membaca ruang, dan cukup tenang saat masuk ke area berbahaya lawan.
Latar belakangnya di sepak bola Belanda juga membuat profil permainannya terasa berbeda. Ia punya disiplin taktis yang kuat, tetapi tetap memberi ruang bagi improvisasi saat menyerang. Kombinasi itulah yang terlihat jelas bersama Maroko: Saibari tidak hanya bergerak sebagai penyelesai akhir, tetapi juga sebagai pemain yang menghubungkan lini tengah dengan serangan.
Fakta bahwa penentu kelolosan Maroko atas Belanda justru datang dari pemain yang sehari-hari bermain di Liga Belanda menambah lapisan drama tersendiri pada kisah ini. Di satu sisi, Saibari tumbuh dalam lingkungan sepak bola Belanda. Di sisi lain, ia kini menjadi sosok yang membantu memulangkan Belanda dari Piala Dunia 2026.
Pusat Energi Maroko
Maroko sejauh ini melaju dengan kombinasi disiplin bertahan, keberanian menyerang, dan efisiensi pada momen penting. Dalam kerangka itu, Saibari tampil sebagai pusat energi yang menggerakkan ritme permainan. Golnya ke gawang Brasil memberi Maroko pijakan besar di awal turnamen. Gol cepat ke gawang Skotlandia memberi kemenangan yang membawa mereka menguasai grup. Penalti penentunya ke gawang Belanda membawa Maroko lolos ke fase berikutnya.
Rangkaian kontribusi itu membuat Saibari tidak hanya menonjol secara statistik, tetapi juga secara naratif. Ia hadir di hampir setiap simpul penting perjalanan Maroko. Ketika turnamen menuntut pemain yang bisa membedakan tim biasa dengan tim yang benar-benar siap bersaing, Saibari memberikan jawaban yang konsisten.
Maroko memang tetap dibangun oleh kerja kolektif, dengan nama-nama seperti Achraf Hakimi dan Yassine Bounou juga memegang peran vital. Namun sejauh turnamen berjalan, Saibari menjadi figur yang paling sering muncul dalam headline hasil pertandingan. Ia menjadi wajah yang mewakili ketenangan, efektivitas, dan keberanian Maroko di panggung dunia.
Kini, ketika Maroko melangkah ke 16 besar, sorotan terhadap Saibari dipastikan akan terus membesar. Jika ia mampu menjaga pengaruhnya di laga-laga berikutnya, pemain yang ditempa di Liga Belanda itu berpeluang mengukir status lebih besar lagi: bukan hanya pemain paling menonjol Maroko di Piala Dunia 2026, tetapi juga salah satu tokoh sentral turnamen ini.
Ismael Saibari Dikontrak Bayern Muenchen
- Klub Asal: PSV Eindhoven
- Klub Baru: Bayern Munich
- Biaya Transfer: Sekitar 52 – 55 juta euro
- Durasi Kontrak: 7 tahun (hingga Juni 2031)
- Posisi Utama: Gelandang serang, winger, dan false nine.rsinar di


