Portugal Vs Kolombia 0-0, Los Cafeteros Juara Grup K dan Selecao Lolos sebagai Runner-up

Sulawesipos.com – Portugal vs Kolombia berakhir 0-0 dalam laga penutup Grup K Piala Dunia 2026 di Miami, Minggu (27/6/2026) WITA. Hasil imbang ini memastikan Kolombia menutup fase grup sebagai juara Grup K dengan tujuh poin, sementara Portugal lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up dengan lima angka.

Laga ini sejak awal diproyeksikan menjadi penentu puncak klasemen karena kedua tim sama-sama sudah membuka jalan ke fase gugur.

Dilansir dari match centre FIFA dan laporan langsung The Guardian, pertandingan berjalan ketat, cepat, dan sarat peluang meski akhirnya tidak menghasilkan gol sampai peluit akhir berbunyi.

Kolombia justru tampil lebih agresif dalam duel yang berlangsung di tengah cuaca panas Florida. Tim asuhan Nestor Lorenzo beberapa kali memaksa Portugal bertahan lebih dalam, sementara Selecao mencoba mengimbangi dengan sirkulasi bola dan serangan balik yang mengandalkan kecepatan di sepertiga akhir lapangan.

Kolombia lebih dominan, tetapi Portugal selamat berkat disiplin lini belakang

The Guardian mencatat Kolombia menutup pertandingan dengan 24 percobaan, enam di antaranya mengarah ke gawang, serta expected goals 1,63. Portugal memang tidak pasif, tetapi produktivitas mereka lebih rendah dengan 13 tembakan, dua tepat sasaran, dan expected goals 0,69 sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:  Kanada Raih Poin Bersejarah, Tahan Imbang Bosnia-Herzegovina 1-1 di Piala Dunia 2026

Tekanan Kolombia paling terasa pada babak kedua ketika mereka mulai lebih berani menumpuk pemain di area depan. Luis Suarez, James Rodriguez, hingga Jhon Arias bergantian menemukan ruang tembak, namun tidak ada penyelesaian akhir yang cukup rapi untuk mengubah dominasi peluang menjadi keunggulan skor.

Portugal tetap punya momen berbahaya, terutama saat Joao Felix dan Cristiano Ronaldo sempat mendapat ruang di sekitar kotak penalti. Namun pertahanan Kolombia cukup disiplin untuk menutup jalur tembak, sementara sejumlah peluang Portugal juga gagal dimaksimalkan pada sentuhan akhir yang kurang bersih.

Gol Kolombia sempat lahir, tetapi dibatalkan VAR dan klasemen tetap aman

Momen yang paling menentukan datang pada penghujung pertandingan ketika Davinson Sanchez sempat menanduk bola ke dalam gawang Portugal. Akan tetapi, gol itu kemudian dianulir setelah pemeriksaan VAR menyatakan ada posisi offside tipis, sehingga skor 0-0 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.

Diogo Costa menjadi figur penting bagi Portugal dalam laga ini. Kiper Selecao itu beberapa kali melakukan intervensi krusial, termasuk saat Kolombia terus menekan pada fase akhir pertandingan ketika intensitas serangan meningkat dan ruang di lini belakang Portugal mulai terbuka.

BACA JUGA:  Belgia Ditahan Iran 0-0, Kartu Merah Warnai Laga Sengit Grup G Piala Dunia 2026

Hasil imbang ini cukup bagi Kolombia untuk mengunci posisi teratas Grup K dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.

Portugal menyusul di posisi kedua dengan lima poin, sedangkan hasil lain di grup memastikan Republik Demokratik Kongo finis di bawah mereka meski menang atas Uzbekistan.

Bagi Kolombia, hasil ini menegaskan konsistensi mereka sepanjang fase grup dan memperkuat status sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di babak gugur.

Sementara bagi Portugal, laga tanpa gol ini menjadi peringatan bahwa efektivitas serangan perlu segera dibenahi jika ingin melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Sulawesipos.com – Portugal vs Kolombia berakhir 0-0 dalam laga penutup Grup K Piala Dunia 2026 di Miami, Minggu (27/6/2026) WITA. Hasil imbang ini memastikan Kolombia menutup fase grup sebagai juara Grup K dengan tujuh poin, sementara Portugal lolos ke babak 32 besar sebagai runner-up dengan lima angka.

Laga ini sejak awal diproyeksikan menjadi penentu puncak klasemen karena kedua tim sama-sama sudah membuka jalan ke fase gugur.

Dilansir dari match centre FIFA dan laporan langsung The Guardian, pertandingan berjalan ketat, cepat, dan sarat peluang meski akhirnya tidak menghasilkan gol sampai peluit akhir berbunyi.

Kolombia justru tampil lebih agresif dalam duel yang berlangsung di tengah cuaca panas Florida. Tim asuhan Nestor Lorenzo beberapa kali memaksa Portugal bertahan lebih dalam, sementara Selecao mencoba mengimbangi dengan sirkulasi bola dan serangan balik yang mengandalkan kecepatan di sepertiga akhir lapangan.

Kolombia lebih dominan, tetapi Portugal selamat berkat disiplin lini belakang

The Guardian mencatat Kolombia menutup pertandingan dengan 24 percobaan, enam di antaranya mengarah ke gawang, serta expected goals 1,63. Portugal memang tidak pasif, tetapi produktivitas mereka lebih rendah dengan 13 tembakan, dua tepat sasaran, dan expected goals 0,69 sepanjang pertandingan.

BACA JUGA:  Kanada Raih Poin Bersejarah, Tahan Imbang Bosnia-Herzegovina 1-1 di Piala Dunia 2026

Tekanan Kolombia paling terasa pada babak kedua ketika mereka mulai lebih berani menumpuk pemain di area depan. Luis Suarez, James Rodriguez, hingga Jhon Arias bergantian menemukan ruang tembak, namun tidak ada penyelesaian akhir yang cukup rapi untuk mengubah dominasi peluang menjadi keunggulan skor.

Portugal tetap punya momen berbahaya, terutama saat Joao Felix dan Cristiano Ronaldo sempat mendapat ruang di sekitar kotak penalti. Namun pertahanan Kolombia cukup disiplin untuk menutup jalur tembak, sementara sejumlah peluang Portugal juga gagal dimaksimalkan pada sentuhan akhir yang kurang bersih.

Gol Kolombia sempat lahir, tetapi dibatalkan VAR dan klasemen tetap aman

Momen yang paling menentukan datang pada penghujung pertandingan ketika Davinson Sanchez sempat menanduk bola ke dalam gawang Portugal. Akan tetapi, gol itu kemudian dianulir setelah pemeriksaan VAR menyatakan ada posisi offside tipis, sehingga skor 0-0 tetap bertahan hingga pertandingan berakhir.

Diogo Costa menjadi figur penting bagi Portugal dalam laga ini. Kiper Selecao itu beberapa kali melakukan intervensi krusial, termasuk saat Kolombia terus menekan pada fase akhir pertandingan ketika intensitas serangan meningkat dan ruang di lini belakang Portugal mulai terbuka.

BACA JUGA:  STY Yakin Korsel Masih Bisa Lolos Usai Kalah dari Meksiko

Hasil imbang ini cukup bagi Kolombia untuk mengunci posisi teratas Grup K dengan tujuh poin dari tiga pertandingan.

Portugal menyusul di posisi kedua dengan lima poin, sedangkan hasil lain di grup memastikan Republik Demokratik Kongo finis di bawah mereka meski menang atas Uzbekistan.

Bagi Kolombia, hasil ini menegaskan konsistensi mereka sepanjang fase grup dan memperkuat status sebagai salah satu tim yang patut diperhitungkan di babak gugur.

Sementara bagi Portugal, laga tanpa gol ini menjadi peringatan bahwa efektivitas serangan perlu segera dibenahi jika ingin melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru