SulawesiPos.com – Nico Paz dan Giuliano Simeone menyoroti besarnya pengaruh Lionel Messi setelah Argentina menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-1 atas Yordania. Dua pemain muda Albiceleste itu memuji kualitas sang kapten, termasuk momen gol tendangan bebas yang kembali mempertegas peran sentral Messi dalam perjalanan juara bertahan tersebut.
Dalam artikel FIFA yang terbit Minggu (28/6/2026), Paz dan Simeone menggambarkan Messi bukan hanya sebagai pembeda di lapangan, tetapi juga figur yang terus memberi rasa tenang bagi skuad Argentina. Reaksi itu muncul setelah Messi masuk sebagai pemain pengganti dan tetap mampu mencetak gol penting dalam laga di Dallas.
Berdasarkan laporan pertandingan yang dikutip Reuters, Argentina menutup Grup J dengan kemenangan 3-1 atas Yordania di Arlington, Texas, Sabtu (27/6/2026) waktu setempat. Giovani Lo Celso dan Lautaro Martinez mencetak dua gol awal, sebelum Messi menambah keunggulan lewat tendangan bebas pada babak kedua.
Hasil itu membuat Argentina menyapu bersih tiga laga fase grup dengan sembilan poin. Reuters melaporkan kemenangan atas Yordania juga memperpanjang catatan impresif Messi, yang mencetak gol keenamnya di turnamen sekaligus mempertegas statusnya sebagai motor utama lini serang Argentina.
Messi kembali jadi pusat sorotan Argentina
FIFA menuliskan bahwa Nico Paz dan Giuliano Simeone terkesan bukan hanya oleh gol Messi, tetapi juga oleh sambutan besar suporter Argentina di stadion. Atmosfer itu disebut membuat laga terasa istimewa, terlebih ketika Messi masuk dari bangku cadangan dan langsung mengubah energi pertandingan.
Bagi Paz, keberadaan Messi di tim nasional tetap terasa luar biasa meski ia sudah lama terbiasa melihat sang kapten menjadi pusat perhatian sepak bola dunia. Ia menilai kualitas Messi terus berbicara sendiri, bahkan ketika dimainkan tidak sejak menit awal.
Giuliano Simeone juga memberi penekanan serupa. Ia memandang Messi sebagai sosok yang selalu mampu menghadirkan perbedaan dalam momen penting, baik lewat sentuhan sederhana, visi bermain, maupun eksekusi bola mati yang kembali berbuah gol ke gawang Yordania.
Sorotan terhadap dua pemain muda ini juga menarik karena keduanya menjadi bagian dari regenerasi Argentina di tengah dominasi nama-nama senior. Pujian mereka kepada Messi memperlihatkan bagaimana pengaruh kapten berusia 39 tahun itu tetap kuat dalam menjaga standar permainan dan mental juara tim.
Argentina melaju dengan modal sempurna
Kemenangan atas Yordania menegaskan bahwa Argentina tetap solid meski melakukan rotasi pemain. Reuters mencatat Lionel Scaloni membuat banyak perubahan susunan pemain, namun Albiceleste tetap mampu mengontrol permainan dan menutup grup dengan rekor sempurna.
Bagi Argentina, hasil fase grup ini menjadi bekal penting menuju babak gugur. Tim juara bertahan tidak hanya menunjukkan kedalaman skuad, tetapi juga tetap memiliki jaminan kualitas ketika Messi masuk dan langsung memberi dampak nyata di pertandingan.
Reaksi Nico Paz dan Giuliano Simeone pada akhirnya memperkuat satu pesan besar dari laga ini. Di tengah lahirnya generasi baru Argentina, Lionel Messi masih menjadi poros utama yang menyatukan kualitas permainan, kepercayaan diri tim, dan antusiasme besar para pendukung di panggung Piala Dunia 2026.


