SulawesiPos.com – Timnas Curacao kembali mencuri perhatian dunia sepak bola menjelang penampilan bersejarah mereka di Piala Dunia 2026.
Bukan karena hasil pertandingan atau strategi pelatih, melainkan karena cara unik para pemain menuju stadion menggunakan bus sekolah tua berwarna biru tanpa jendela.
Momen tersebut menjadi viral di media sosial setelah sejumlah foto dan video memperlihatkan skuad Curacao menaiki kendaraan sederhana saat menuju pertandingan uji coba melawan Aruba di Stadion Ergilio Hato, Senin (8/6/2026).
Banyak warganet yang terkejut melihat salah satu peserta Piala Dunia menggunakan moda transportasi yang jauh dari kesan mewah.
Namun, penggunaan bus sekolah itu ternyata bukan hal baru bagi tim berjuluk Blue Wave tersebut.
Tradisi tersebut sudah berlangsung sejak beberapa tahun lalu dan menjadi bagian dari identitas sepak bola Curacao.
Laporan sejumlah media internasional menyebutkan bus yang digunakan merupakan armada milik perusahaan transportasi lokal Loutra Transportbedrijf NV.
Kendaraan tersebut telah beberapa kali dipakai tim nasional Curacao, termasuk pada era kepelatihan Patrick Kluivert dan Remko Bicentini.
Alih-alih dianggap sebagai simbol keterbatasan, bus tersebut justru menjadi bagian dari budaya sepak bola Curacao yang dekat dengan masyarakat.
Keunikan itu membuat Curacao semakin mendapat simpati dari penggemar sepak bola dunia menjelang Piala Dunia 2026.
Negara Terkecil dalam Sejarah Piala Dunia
Curacao mencatat sejarah setelah berhasil lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Negara Karibia dengan populasi sekitar 150 ribu jiwa itu menjadi negara terkecil berdasarkan jumlah penduduk yang pernah tampil di putaran final Piala Dunia.
Tiket menuju turnamen diraih setelah Curacao bermain imbang 0-0 melawan Jamaika pada laga penentuan kualifikasi pada November 2025.
Hasil tersebut memastikan mereka finis sebagai juara grup dan mengamankan tempat di pesta sepak bola terbesar dunia.
Keberhasilan Curacao juga tidak lepas dari tangan dingin pelatih veteran asal Belanda, Dick Advocaat.
Juru taktik berusia 78 tahun itu bahkan diproyeksikan menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia.
Dalam persiapan menuju turnamen, Curacao menunjukkan performa menjanjikan.
Mereka baru saja mengalahkan Aruba dengan skor telak 4-0 dalam laga uji coba terakhir sebelum terbang ke Amerika Serikat untuk menjalani fase grup.
Pemain Curacao, Tahith Chong, mengungkapkan antusiasme besar masyarakat terhadap pencapaian bersejarah tim nasional.
“Semua orang bangga. Pulau ini tidak berhenti membicarakan Piala Dunia,” ujar Chong seperti dikutip dari sejumlah laporan media internasional.
Sementara itu, gelandang Juninho Bacuna menyebut keberhasilan lolos ke Piala Dunia membuat dunia mulai mengenal Curacao lebih dekat.
“Sejak kami lolos ke Piala Dunia, banyak orang mulai bertanya, ‘Apa itu Curacao?’ lalu mereka mencari tahu dan menyadari bahwa negara kami sangat menarik,” kata Bacuna.
Dengan status sebagai debutan sekaligus negara terkecil dalam sejarah turnamen, Curacao dipastikan menjadi salah satu kisah paling menarik yang akan mewarnai Piala Dunia 2026.


