Kategori: News

Siapa Hamenang Ismoyo, Mantan Wartawan yang Jadi Bupati Klaten dan Kini Ditahan KPK

SulawesiPos.com – Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo diamankan KPK dalam operasi tangkap tangan di Klaten dan Jakarta, Kamis (15/10/2026), bersama 19 orang lainnya. Operasi itu diduga berkaitan dengan penerimaan dari pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari organisasi perangkat daerah, termasuk dugaan pemberian kepada pejabat BPK terkait audit.

KPK menyebut uang tunai yang diamankan dalam penghitungan awal sekitar Rp1 miliar, sementara proses pemeriksaan dan penghitungan masih berlangsung. Di balik kasus tersebut, Hamenang merupakan politikus yang meniti perjalanan dari dunia jurnalistik dan perbankan, kemudian menjadi anggota DPRD Klaten, Ketua DPRD Klaten, hingga bupati periode 2025–2030.

Sebanyak 20 orang diamankan dalam OTT tersebut. Mereka berasal dari unsur Pemerintah Kabupaten Klaten, BPK, dan pihak swasta; sebagian menjalani pemeriksaan di Klaten, sedangkan lainnya diperiksa di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Perkara ini diduga terkait dengan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara berkenaan dengan pengadaan barang dan jasa, perizinan, maupun penerimaan lainnya dari organisasi perangkat daerah,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

KPK juga menyebut adanya dugaan pemberian yang dilakukan bupati kepada pejabat BPK berkaitan dengan audit. Kepala BPK Jawa Tengah Ahmad Luthfi H. Rahmatullah dan satu orang dari unsur BPK turut diamankan dalam rangkaian operasi tersebut.

Laporan di lapangan menyebut tim KPK mendatangi kediaman dinas Hamenang sekitar pukul 07.00 WIB. Hamenang kemudian dibawa ke Mapolresta Klaten sekitar pukul 08.15 WIB dan tiba sekitar pukul 08.25 WIB untuk menjalani pemeriksaan bersama sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah.

Dua Klaster dalam Kasus yang Diungkap KPK

KPK memetakan perkara tersebut dalam dua klaster dugaan. Klaster pertama berkaitan dengan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam urusan pengadaan barang dan jasa, perizinan, serta penerimaan lain dari OPD.

Klaster kedua berkaitan dengan dugaan pemberian oleh bupati kepada pejabat BPK dalam konteks pemeriksaan atau audit. KPK belum menjadikan uraian tersebut sebagai putusan hukum, sehingga seluruhnya masih harus dibuktikan melalui proses penyidikan dan tahapan hukum berikutnya.

Saat dibawa setelah pemeriksaan, Hamenang menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Klaten.

“Pertama-tama saya mohon maaf, telah mengecewakan masyarakat Kabupaten Klaten,” ungkap Hamenang kepada wartawan di Mapolresta Klaten, Kamis (15/10/2026) malam.

Ia kemudian kembali menyampaikan permintaan maaf dan meminta doa sebelum masuk ke kendaraan yang membawanya. Pernyataan tersebut menjadi respons publik pertama Hamenang setelah diamankan dalam OTT.

Sumber yang diakses untuk penulisan ini belum memuat penjelasan final mengenai penetapan tersangka dan status penahanan Hamenang. Karena itu, artikel ini menggunakan istilah diamankan atau terjaring OTT dan tidak menyatakan Hamenang bersalah sebelum ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Lahir dan Menempuh Pendidikan di Klaten

Hamenang Wajar Ismoyo lahir di Klaten pada 26 November 1988. Ia menghabiskan masa pendidikan dasar dan menengah di daerah tersebut sebelum melanjutkan kuliah ke Yogyakarta.

Sejumlah profil biografi media mencatat Hamenang bersekolah di SD Negeri Jatipuro 1 pada 1994–2000, SMP Negeri 6 Klaten pada 2000–2003, dan SMA Negeri 2 Klaten pada 2003–2006.

Ia kemudian menempuh pendidikan S1 Ilmu Komunikasi di Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Pendidikan tersebut diselesaikannya pada 2011.

Latar pendidikan komunikasi menjadi salah satu bekal yang relevan dengan pengalaman awal Hamenang di bidang media. Sejumlah profil media menyebut ia pernah bekerja sebagai jurnalis di salah satu televisi swasta nasional sebelum beralih menjadi pegawai bank.

Pengalaman sebagai jurnalis dan pegawai bank menjadi bagian menarik dari perjalanan hidup Hamenang karena kariernya tidak langsung dimulai dari jabatan politik. Ia lebih dulu bersentuhan dengan kerja media, komunikasi publik, dan dunia pelayanan sektor keuangan.

Dari Organisasi Pemuda ke Dunia Politik

Sebelum masuk ke lembaga legislatif, Hamenang aktif dalam sejumlah organisasi. Ia tercatat menjadi Sekretaris Koperasi Petani Tembakau Jawa Tengah atau KOPTI pada 2009–2011.

Pada 2010–2014, Hamenang menjabat Ketua Asosiasi Duta Wisata Indonesia atau AWINDO Klaten. Ia juga menjadi Sekretaris Ikatan Mas dan Mbak Jawa Tengah pada 2012–2014.

Rangkaian pengalaman tersebut mempertemukannya dengan isu koperasi, petani, pariwisata, kepemudaan, dan kegiatan sosial. Pengalaman organisasi itu kemudian berlanjut ke aktivitas politik melalui PDI Perjuangan.

Hamenang terpilih sebagai anggota DPRD Klaten periode 2014–2019. Lima tahun kemudian, ia dipercaya menjadi Ketua DPRD Klaten periode 2019–2024.

Perjalanan dari organisasi ke parlemen membuat Hamenang memiliki pengalaman di bidang representasi politik, pembahasan kebijakan daerah, pengawasan pemerintahan, dan hubungan dengan konstituen.

Menang Pilkada Klaten 2024

Pada Pilkada Klaten 2024, Hamenang maju sebagai calon bupati berpasangan dengan Benny Indra Ardhianto. Pasangan tersebut diusung koalisi PDI Perjuangan dan Partai Gerindra.

Hamenang-Benny memperoleh 395.092 suara atau 52,63 persen. Hasil tersebut mengantarkan mereka memimpin Klaten untuk periode 2025–2030.

Hamenang kemudian dilantik sebagai Bupati Klaten oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025. Pelantikan itu menandai perpindahan kariernya dari lembaga legislatif ke pemerintahan eksekutif daerah.

Namun, masa kepemimpinan pasangan tersebut mengalami perubahan setelah Benny Indra Ardhianto meninggal dunia pada 7 Februari 2026 dalam usia 33 tahun.

Posisi wakil bupati kemudian diisi Mahanni Yulindha Pratiwi, istri Benny. Mahanni dilantik sebagai Wakil Bupati Klaten pada Senin (12/10/2026), atau tiga hari sebelum Hamenang diamankan KPK.

Jarak waktu tersebut menjadi salah satu hal menarik dalam kronologi politik Klaten. Pelantikan wakil bupati baru berlangsung pada 12 Oktober, sementara OTT terhadap Hamenang terjadi pada 15 Oktober.

Jabatan dan Catatan Karier Hamenang

Rekam jabatan Hamenang Wajar Ismoyo yang terverifikasi meliputi:

• Anggota DPRD Klaten periode 2014–2019.
• Ketua DPRD Klaten periode 2019–2024.
• Calon Bupati Klaten pada Pilkada 2024.
• Bupati Klaten periode 2025–2030.
• Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Klaten periode 2020–2025.
• Dewan Pertimbangan Mas dan Mbak Jawa Tengah periode 2020–2023.

Kemenangan Pilkada Klaten dengan 395.092 suara menjadi tonggak elektoral terbesar dalam kariernya. Sebelum itu, pengalaman politik Hamenang dibangun melalui jabatan anggota dan pimpinan DPRD.

Di luar politik elektoral, keterlibatannya dalam KOPTI, AWINDO, Ikatan Mas dan Mbak Jawa Tengah, serta Kwartir Cabang Pramuka memperlihatkan lintasan organisasi yang cukup beragam.

Sumber publik yang terverifikasi belum mencantumkan daftar penghargaan khusus yang pernah diterima Hamenang. Catatan prestasi yang dapat ditulis berdasarkan data tersedia ialah keberhasilannya memimpin DPRD Klaten dan memenangkan Pilkada 2024 dengan perolehan suara mayoritas.

Pengalaman Menarik dalam Perjalanan Hidupnya

Ada beberapa pengalaman yang menonjol dalam perjalanan Hamenang. Ia pernah bekerja sebagai jurnalis televisi dan pegawai bank sebelum memasuki politik, lalu berpindah dari dunia komunikasi dan pelayanan ke organisasi petani, pariwisata, kepemudaan, parlemen, dan pemerintahan daerah.

Ia juga mengalami perubahan besar dalam kepemimpinan Klaten setelah pasangan wakil bupatinya, Benny Indra Ardhianto, meninggal dunia. Pengisian jabatan wakil bupati oleh Mahanni Yulindha Pratiwi membuat dinamika pemerintahan Klaten kembali menjadi perhatian.

Pengalaman lain terjadi pada 15 Oktober 2026 ketika Hamenang menjadi kepala daerah yang diamankan dalam OTT KPK bersama pejabat pemerintah daerah, unsur BPK, dan pihak swasta. Ia kemudian menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Klaten saat proses pemeriksaan berlangsung.

Profil Singkat Hamenang Wajar Ismoyo

• Nama: Hamenang Wajar Ismoyo.
• Tempat, tanggal lahir: Klaten, 26 November 1988.
• Pendidikan: SDN Jatipuro 1, SMPN 6 Klaten, SMAN 2 Klaten, dan S1 Ilmu Komunikasi Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
• Pekerjaan awal: jurnalis televisi dan pegawai bank, berdasarkan sejumlah profil media.
• Organisasi: KOPTI, AWINDO Klaten, IMMJ, Kwartir Cabang Pramuka Klaten, dan Dewan Pertimbangan Mas dan Mbak Jawa Tengah.
• Partai: PDI Perjuangan.
• Jabatan politik: anggota DPRD Klaten dan Ketua DPRD Klaten.
• Jabatan eksekutif: Bupati Klaten periode 2025–2030.
• Pasangan Pilkada 2024: Benny Indra Ardhianto.
• Perolehan suara Pilkada 2024: 395.092 suara atau 52,63 persen.
• Status perkara: diamankan dalam OTT KPK pada 15 Oktober 2026; proses hukum masih berjalan berdasarkan sumber yang diakses.

 

Andi As

Bagikan
Diterbitkan oleh
Andi As
Tag: Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Korupsi Pemerintahan OTT KPK PDI Perjuangan Pilkada Klaten