Kategori: News

Bupati Fakfak dan Tim 16 TEP Unhas Bahas Penguatan Ekonomi Kampung Berbasis Pala

SulawesiPos.com — Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, meninjau program Transformasi Ekonomi Perkampungan (TEP) Unhas 2026 di kawasan Weri–Saharey, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Minggu (11/10/2026). Kunjungan ini menjadi momentum untuk membahas penguatan ekonomi masyarakat kampung melalui tata kelola usaha, perluasan pasar produk lokal, dan pengembangan komoditas pala.

Dalam kunjungan tersebut, Samaun didampingi sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Fakfak.

Ia diterima oleh Tim 16 TEP Unhas 2026 yang dipimpin Dr. Sawedi Muhammad, S.Sos., M.Sc., bersama Koordinator Lapangan Nur Vidiah Rachmadani.

Tim tersebut tengah menjalankan riset bertajuk Penguatan Kohesi Sosial melalui Ekonomi Kolaboratif.

Riset ini diarahkan untuk mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi antarpihak dan pengembangan potensi lokal.

Dalam diskusi bersama pemerintah daerah, terdapat tiga fokus utama yang dibahas.

Pertama, revitalisasi Badan Usaha Milik Kampung (BUMKam) melalui penguatan tata kelola agar mampu menjadi penggerak kegiatan ekonomi produktif di tingkat kampung.

Kedua, uji pasar atau market testing untuk memperluas jangkauan pemasaran produk lokal sehingga dapat bersaing di pasar yang lebih luas.

Ketiga, pengembangan produk turunan pala melalui hilirisasi agar komoditas unggulan Fakfak tersebut memiliki nilai tambah dan berpotensi meningkatkan kesejahteraan petani.

Bupati Fakfak dan Tim 16 TEP Unhas membahas penguatan ekonomi kampung melalui revitalisasi BUMKam, perluasan pasar, dan hilirisasi pala.

Ketua Tim 16 TEP Unhas 2026, Dr. Sawedi Muhammad, mengatakan riset dan pendampingan di kawasan Weri–Saharey berfokus pada penguatan ekonomi kolaboratif yang bertumpu pada potensi masyarakat setempat.

“Penguatan ekonomi kampung perlu didukung tata kelola usaha yang baik, akses pasar yang lebih luas, serta pengembangan produk turunan dari komoditas unggulan daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, potensi lokal diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi perekonomian kampung,” ujar Sawedi.

Sebagai tindak lanjut kunjungan tersebut, Tim 16 TEP Unhas 2026 mendapat undangan khusus dari Bupati Fakfak untuk memaparkan hasil kajian secara lebih mendalam.

Pertemuan lanjutan itu direncanakan menjadi ruang untuk merumuskan langkah strategis antara tim akademisi dan pemerintah daerah guna mendukung keberlanjutan program.

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat pembangunan ekonomi berbasis kawasan di Weri–Saharey.

Dengan dukungan pemerintah daerah, akademisi, masyarakat, dan pelaku usaha, kawasan ini diarahkan menjadi contoh pengembangan ekonomi kampung yang inklusif, mandiri, dan berkelanjutan.

Yaslinda Utari

Bagikan
Diterbitkan oleh
Yaslinda Utari
Tag: Bupati Fakfak Samaun Dahlan Sawedi Muhammad TEP Unhas 2026 Unhas