Categories: News

Persiapan Mobil Sebelum Lewat Rute Luwu Sulawesi Tengah

SulawesiPos.com – Pengendara yang berencana menempuh perjalanan darat dari Luwu menuju Sulawesi Tengah perlu mempersiapkan kendaraan sebelum berangkat karena rute ini melewati kawasan pegunungan dengan tanjakan, turunan, dan tikungan.

Jalur yang umum ditempuh melewati Wotu atau Mangkutana di Luwu Timur, kemudian menuju Pendolo dan Tentena di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, sebelum akhirnya tiba di Kota Poso.

Segmen Mangkutana-Pendolo memiliki banyak tikungan serta tanjakan dan turunan curam, termasuk sejumlah titik yang dikenal warga sebagai Tanjakan Tahir dan Tikungan Bukit Tengkorak.

Sebelum memasuki ruas pegunungan, pengendara perlu memastikan bahan bakar mencukupi untuk perjalanan dengan mengisi tangki di kota yang masih memiliki fasilitas pengisian BBM.

Karakter perjalanan tersebut membuat sejumlah bagian kendaraan seperti ban, rem, oli dan cairan, aki serta kelistrikan, hingga kaki-kaki perlu diperiksa sebelum perjalanan dimulai.

Ban menjadi salah satu bagian yang perlu diperiksa, mulai dari tekanan angin sesuai anjuran pada stiker pilar pintu atau buku manual kendaraan hingga kondisi tapak dan dinding ban.

Tekanan ban yang kurang 3 hingga 5 PSI dari standar, ketebalan kembang yang mendekati batas indikator keausan, maupun retak halus pada dinding ban menjadi kondisi yang perlu diperhatikan sebelum berangkat.

Ban cadangan juga perlu dipastikan dalam kondisi siap digunakan agar pengendara memiliki cadangan ketika mengalami masalah pada ban selama perjalanan.

Rem Oli dan Kelistrikan

Sistem pengereman menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperiksa karena rute ini memiliki sejumlah turunan panjang dan tanjakan curam.

Bunyi abnormal ketika mengerem, pedal yang bergetar, atau bau gosong dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem pengereman yang perlu diperiksa lebih lanjut.

Selain rem, oli mesin dan cairan pendukung seperti coolant serta minyak rem perlu dipastikan berada pada level yang sesuai sebelum kendaraan digunakan untuk perjalanan panjang.

Level oli idealnya berada di antara tanda L dan F pada stik oli, sedangkan coolant yang berada di bawah batas yang dianjurkan dapat meningkatkan risiko mesin mengalami panas berlebih selama perjalanan.

Kondisi aki dan kelistrikan juga perlu diperiksa dengan memastikan lampu utama, lampu rem, sein, dan hazard dapat menyala secara normal selama kendaraan digunakan.

Tegangan aki dapat diperiksa ketika mesin dalam kondisi mati, dengan kisaran 12,4 hingga 12,7 volt sebagai salah satu acuan kondisi aki.

Kaki Kaki dan Perlengkapan Darurat

Kondisi jalan yang berkelok dan memiliki kontur berbeda membuat bagian kaki-kaki seperti shockbreaker, bushing, dan ball joint perlu diperiksa sebelum kendaraan digunakan untuk perjalanan jauh.

Kebocoran oli pada shockbreaker, bunyi ketika melewati jalan tidak rata, atau mobil yang memantul lebih dari dua kali setelah melewati gundukan dapat menjadi tanda shockbreaker mulai melemah.

Perlengkapan darurat seperti dongkrak, kunci roda, segitiga pengaman, dan kabel jumper juga perlu disiapkan untuk mengantisipasi gangguan kendaraan selama perjalanan.

Perlengkapan tersebut dapat membantu pengendara menangani gangguan sederhana sebelum mendapatkan bantuan lebih lanjut apabila kendaraan mengalami masalah di tengah perjalanan.

Sebelum berangkat, pengendara juga dapat memantau kondisi terkini jalur Luwu-Sulawesi Tengah melalui media lokal atau akun resmi dinas perhubungan setempat.

Dengan memeriksa kondisi kendaraan dan menyiapkan perlengkapan yang diperlukan, pengendara dapat lebih siap menghadapi perjalanan Luwu-Sulawesi Tengah.

Avriel Parengkuan

Share
Published by
Avriel Parengkuan
Tags: Luwu Sulawesi Tengah otomotif Perawatan Mobil perjalanan darat