Ilustrasi Mobil dan sepeda motor melintas bersama di salah satu ruas jalan.
SulawesiPos.com – Sepeda motor menjadi kendaraan yang paling banyak tercatat di Kota Palopo, dengan jumlah jauh lebih besar dibanding mobil penumpang sehingga pengemudi mobil perlu lebih memperhatikan posisi kendaraan roda dua di sekitarnya.
Data ERI Korlantas Polri per 22 Desember 2025 mencatat 133.640 sepeda motor dan 12.470 mobil penumpang di Palopo, dengan total 150.830 kendaraan bermotor.
Kondisi lalu lintas dengan banyak kendaraan roda dua membuat pengemudi mobil perlu lebih cermat ketika berbelok, berpindah jalur, maupun melewati persimpangan yang ramai.
Salah satu bagian yang perlu diperhatikan adalah blind spot atau titik buta, terutama area di samping dan belakang mobil yang tidak selalu terlihat melalui kaca spion.
Ukuran sepeda motor yang lebih kecil juga membuat kendaraan roda dua lebih mudah berada di area yang tidak terlihat pengemudi ketika posisinya berada di sisi tertentu mobil.
Karena itu, memeriksa kaca spion saja belum tentu cukup sebelum melakukan manuver, terutama ketika mobil akan berpindah jalur atau berbelok.
Pengemudi dapat memeriksa kaca spion kanan dan kiri, kemudian menoleh sejenak untuk memastikan tidak ada kendaraan yang berada di area blind spot.
Ketika hendak berpindah jalur, pengemudi sebaiknya memastikan posisi kendaraan di jalur tujuan sebelum mengarahkan mobil agar tidak memotong ruang kendaraan lain.
Kondisi yang sama perlu diperhatikan saat mobil berbelok karena sepeda motor dapat berada di sisi samping atau belakang kendaraan tanpa langsung terlihat dari posisi pengemudi.
Di persimpangan, perhatian terhadap kendaraan dari sisi kanan dan kiri juga penting karena sepeda motor dapat datang dari arah yang berbeda dengan posisi kendaraan di depan.
Pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan ketika pandangan terhadap persimpangan terbatas, terutama di kawasan yang memiliki aktivitas kendaraan cukup ramai.
Jarak dengan kendaraan di depan juga perlu dijaga agar pengemudi memiliki waktu untuk merespons ketika terjadi perubahan kecepatan atau pergerakan kendaraan di sekitar.
Pengecekan blind spot sebaiknya menjadi kebiasaan setiap kali pengemudi akan berpindah jalur, berbelok, atau melakukan manuver lain yang mengubah arah kendaraan.
Mobil yang sudah dilengkapi Blind Spot Monitoring dapat membantu memberikan peringatan ketika terdapat kendaraan pada area tertentu yang tidak mudah terlihat melalui kaca spion.
Namun, fitur tersebut tetap menjadi bantuan tambahan karena pengemudi perlu memastikan sendiri kondisi sekitar sebelum melakukan manuver.
Di kawasan dengan aktivitas tinggi seperti pasar, sekolah, maupun deretan kendaraan yang terparkir, pengemudi juga perlu mengurangi kecepatan dan memperhatikan pergerakan di sekitar mobil.
Dengan membiasakan memeriksa spion dan mengecek blind spot, pengemudi mobil dapat lebih siap menghadapi pergerakan sepeda motor di tengah lalu lintas Palopo.