Ilustrasi Mobil terparkir di ruang terbuka dan terkena paparan sinar matahari langsung.
SulawesiPos.com – Mobil yang sering diparkir di ruang terbuka Kota Makassar dapat menerima paparan panas dan sinar matahari secara langsung dalam waktu lama, terutama saat penyinaran matahari sedang tinggi.
Periode kemarau sekitar Agustus hingga Oktober memiliki penyinaran matahari yang tinggi dengan kondisi langit bebas awan, sementara sebagian area perkotaan masih mengandalkan ruang parkir terbuka dan parkir di badan jalan.
Kondisi tersebut membuat beberapa bagian mobil perlu mendapat perhatian, mulai dari cat dan bodi, karet serta wiper, kaca, interior, hingga ban.
Cat dan bodi menjadi bagian yang paling mudah terlihat ketika mobil sering terpapar sinar matahari secara langsung dalam waktu lama.
Paparan sinar ultraviolet dapat membuat warna cat kendaraan memudar dan terlihat kusam, serta memengaruhi kondisi lapisan pelindung pada permukaan bodi.
Bagian seperti atap dan kap mesin termasuk area yang menerima paparan matahari lebih langsung sehingga kondisinya dapat diperiksa secara berkala.
Perawatan dapat dilakukan dengan mencuci mobil menggunakan sampo khusus kendaraan dan memarkirkannya di tempat teduh ketika memungkinkan.
Penggunaan car cover, wax, atau lapisan pelindung tambahan juga dapat menjadi pilihan untuk membantu menjaga kondisi permukaan cat.
Selain cat dan bodi, bagian berbahan karet juga dapat mengalami perubahan kondisi ketika terus terkena panas dan sinar matahari.
Karet di sekitar kaca dan seal pintu dapat menjadi lebih keras dan mulai retak ketika terlalu sering terkena paparan matahari.
Kondisi karet dapat diperiksa dengan melihat apakah permukaannya mulai retak atau terasa lebih kaku dibandingkan sebelumnya.
Wiper juga menggunakan material karet yang dapat mengeras akibat paparan panas berkepanjangan sehingga sapuannya terhadap kaca menjadi kurang sempurna.
Tanda wiper mulai mengalami penurunan kondisi antara lain muncul retakan, terdengar suara saat digunakan, atau masih meninggalkan air pada permukaan kaca.
Kondisi kaca juga perlu diperiksa, terutama jika sudah terdapat retakan kecil yang dapat bertambah ketika kaca mengalami perubahan suhu.
Penggunaan kaca film dapat membantu mengurangi panas yang masuk ke kabin, sedangkan sunshade dapat digunakan sebagai perlindungan tambahan ketika mobil diparkir di bawah terik matahari.
Pemilik mobil juga sebaiknya tidak langsung menyiram kaca atau bagian kendaraan yang masih panas menggunakan air dingin karena perubahan suhu secara mendadak dapat memengaruhi material tertentu.
Paparan panas yang berlangsung terus-menerus juga dapat memengaruhi dashboard, jok, setir, serta berbagai material interior yang berada di dalam kabin.
Dashboard berbahan plastik atau sintetis dapat mengalami retak atau pecah, sedangkan material jok juga dapat mengalami perubahan kondisi akibat panas berlebih.
Penggunaan penutup mobil atau pelindung interior serta produk perawatan khusus dapat membantu menjaga kondisi material kabin selama kendaraan sering terparkir di ruang terbuka.
Ban juga perlu diperiksa secara berkala karena paparan sinar matahari dalam waktu lama dapat membuat permukaan karet lebih kering dan memicu retakan halus.
Pemeriksaan dapat difokuskan pada dinding samping ban dengan melihat adanya retakan, permukaan yang kering, atau perubahan kondisi karet yang terlihat secara fisik.
Dengan memperhatikan kondisi cat, karet, wiper, kaca, interior, dan ban secara berkala, pemilik mobil dapat menjaga kendaraannya tetap dalam kondisi baik meski sering terparkir di ruang terbuka.