Ilustrasi Pengendara mengisi bahan bakar di salah satu SPBU di Kabupaten Soppeng.
SulawesiPos.com – Pengendara yang melintas di Kabupaten Soppeng memiliki sejumlah pilihan SPBU dengan lokasi, jenis BBM, jam operasional, dan fasilitas yang berbeda.
Sejumlah SPBU tersebut berada di jalur yang menghubungkan kawasan perkotaan Soppeng dengan wilayah sekitarnya, sehingga lokasinya dapat menjadi pertimbangan sebelum pengendara menentukan tempat berhenti untuk mengisi bahan bakar.
Jalur utama seperti Jalan Kemakmuran, Poros Pekkae–Soppeng, Poros Soppeng–Wajo, dan Poros Soppeng–Sidrap menjadi beberapa akses yang menghubungkan Soppeng dengan daerah di sekitarnya.
Dari data yang berhasil diverifikasi, terdapat enam SPBU reguler di Kabupaten Soppeng yang tersebar di beberapa kecamatan dengan ketersediaan BBM dan fasilitas berbeda.
Bagi pengendara yang berada di kawasan pusat Watansoppeng, salah satu pilihan SPBU berada di Jalan Kemakmuran melalui SPBU 74.908.82 milik PT Andi Made Alie.
SPBU tersebut beralamat di Jalan Kemakmuran No. 26, Watansoppeng, Lalabata Rilau, Kecamatan Lalabata, yang berada di koridor utama kawasan perkotaan.
Lokasinya juga berdekatan dengan kawasan bisnis dan perkantoran sehingga berada pada jalur yang digunakan untuk berbagai aktivitas dalam kota.
Pertalite, Solar Subsidi, dan Pertamax tersedia di SPBU tersebut, bersama fasilitas mushola, toilet, CCTV, dan area parkir berkapasitas maksimal 15 mobil.
Beralih ke jalur selatan, SPBU 74.908.79 milik PT Cisco Cahaya Energi berada di Desa Takalala, Kelurahan Tettikenrarae, Kecamatan Marioriwawo.
Lokasi tersebut berada di Jalan Poros Pekkae–Soppeng yang menjadi salah satu rute perjalanan antarkabupaten menuju wilayah Soppeng.
Pengendara dapat menemukan Pertalite, Solar Subsidi, dan Pertamax, sementara fasilitas yang tercatat berupa sarana pengisian dasar serta lahan komersial indoor untuk kemitraan NFR.
Di jalur menuju wilayah timur Soppeng, SPBU 74.908.81 milik PT Haji Bakkareng Migas berada di kawasan Cabenge, Kecamatan Lilirilau.
Lokasinya menjadi salah satu simpul perjalanan yang menghubungkan Soppeng dengan wilayah Wajo dan Bone melalui jalur yang berada di kawasan timur.
SPBU tersebut menyediakan Pertalite, Solar Subsidi, dan Pertamax, dengan fasilitas mushola, toilet, CCTV, serta WiFi gratis bagi pengendara.
Sementara itu, SPBU 74.908.77 milik CV Lamattantu berada di Desa Laringgi, Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, pada koridor utara menuju Kabupaten Sidenreng Rappang.
Pertalite, Solar Subsidi, dan Pertamax tersedia di lokasi tersebut, sedangkan fasilitasnya meliputi mushola, toilet, CCTV, dan WiFi gratis.
Pada jalur Poros Soppeng–Wajo, SPBU 74.908.01 milik PT Intan Borneo Utama berada di Cacaleppeng, Kelurahan Jennae, Kecamatan Liliriaja.
Pilihan BBM di lokasi ini mencakup Pertalite, Solar Subsidi, Pertamax, dan Dexlite sehingga jenis BBM yang tersedia lebih beragam dibandingkan beberapa SPBU lainnya.
Adapun SPBU 74.908.97 berada di Desa Belo, Kecamatan Ganra, yang melayani kawasan pengumpul pedesaan dan aktivitas agribisnis.
SPBU tersebut menyediakan Pertalite, Solar Subsidi, dan Pertamax, sedangkan fasilitas yang tercatat berupa sarana pengisian dasar dan lahan indoor untuk outlet LPG Non-PSO.
Berdasarkan analisis sumber, lima SPBU diperkirakan beroperasi hingga pukul 22.00 WITA, sedangkan SPBU 74.908.97 diperkirakan beroperasi hingga pukul 21.00 WITA.
Tidak ada SPBU reguler di Kabupaten Soppeng yang terverifikasi beroperasi selama 24 jam penuh berdasarkan informasi yang dihimpun dalam data tersebut.
Meski demikian, SPBU 74.908.01 di Liliriaja memiliki galeri ATM yang tercatat dapat diakses selama 24 jam sebagai salah satu fasilitas pendukung.
Dengan mengetahui lokasi, jalur akses, jenis BBM, dan fasilitas yang tersedia, pengendara dapat menyesuaikan tempat pengisian dengan rute perjalanan yang akan dilalui.