Rombongan mobil menerobos kawasan CFD Sudirman-Thamrin Jakarta pada Minggu, 23 Agustus 2026. do/ist
SulawesiPos.com, Jakarta – Aksi tidak terpuji dilakukan oleh sekelompok pengendara mobil yang nekat menerobos kawasan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sepanjang Jalan Jenderal Sudirman hingga Thamrin, Jakarta Pusat.
Peristiwa yang terjadi pada Minggu (23/8/2026) lalu ini langsung menuai sorotan tajam publik dan mendapat perhatian serius dari Gubernur DKI Jakarta.
Menerobos Pembatas Jalan: Berdasarkan laporan di lapangan, jalur protokol tersebut sebenarnya sudah steril dan ditutup menggunakan pembatas jalan (barrier) yang dijaga oleh petugas Satpol PP dan kepolisian.
Dibuka Paksa: Rombongan kendaraan mewah tersebut nekat membuka paksa barrier penutup demi bisa masuk dan melintas di area yang sedang dipadati masyarakat berolahraga.
Jumlah Kendaraan: Tercatat ada lima unit mobil secara beriringan yang menerobos kawasan tersebut, di mana salah satu kendaraan tampak menyalakan lampu strobo.
Tindakan Petugas: Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang siaga di lokasi, atas nama Munajat, langsung sigap menghalau dan mengarahkan rombongan kendaraan tersebut untuk segera keluar dari area CFD melalui jalur SCBD.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung turut menanggapi aksi rombongan mobil tersebut.
Pramono mengatakan pemerintah daerah masih melakukan pendalaman untuk mengetahui identitas kendaraan maupun orang-orang yang berada di dalamnya.
“Saat ini sedang dilakukan pendalaman, nanti pada saatnya akan kami sampaikan mengenai kendaraan-kendaraan dan siapa yang ada di dalamnya,” ujar Pramono Anung.
Pramono menyebut sejumlah kendaraan dalam rombongan tersebut menggunakan pelat nomor berkode ZZ.
“Jadi itu kejadian yang ada. Nanti pada saatnya nama-nama itu akan kami dalami, karena kami belum mendapatkan nama-nama yang fix, karena nomornya itu kan pakai ZZ ya beberapa,” tambahnya.
Dengan demikian, identitas pengemudi maupun pemilik kendaraan belum dapat dipastikan dan masih dalam proses pendalaman.
Pramono juga meminta jajaran terkait meningkatkan pengawasan terhadap pelaksanaan CFD.
Kawasan Sudirman-Thamrin merupakan salah satu lokasi utama HBKB Jakarta sehingga pengamanan dan sterilisasi jalur menjadi perhatian penting.
Pemprov DKI Jakarta memastikan kendaraan pribadi tidak seharusnya masuk ke area CFD selama kegiatan berlangsung.
Aksi rombongan mobil tersebut pun menjadi perhatian karena terjadi ketika kawasan CFD sedang dipadati warga.