Categories: News

Roberto Carlos Dikabarkan Memeluk Islam, Syahadat Sang Legenda Menggetarkan Dunia Sepak Bola

SulawesiPos.com – Legenda sepak bola Brasil dan Real Madrid, Roberto Carlos da Silva, dikabarkan memeluk Islam di São Paulo, Brasil, sekitar empat pekan lalu setelah mengucapkan dua kalimat syahadat dalam pertemuan dengan Syekh Jihad Hammadeh.

Namun hingga Selasa (18/8/2026) malam waktu setempat, kabar yang disampaikan politikus Turki Ali Şahin tersebut belum dikonfirmasi secara langsung oleh Carlos maupun keluarganya.

Media Mesir Youm7 dalam laporan Muhammad Rabi pada Selasa (18/8/2026), pukul 22.48 waktu setempat menyebut kabar itu beredar luas di media internasional dan jejaring sosial setelah pertama kali memperoleh perhatian besar dari pers Turki.

Media Turki Daily Sabah, yang menerbitkan laporan serupa pada Selasa (18/8/2026), secara berhati-hati menggunakan kata “reportedly” atau “dikabarkan” karena informasi tersebut masih bersumber dari kesaksian tidak langsung dan belum disertai pernyataan resmi sang legenda.

Kabar tersebut disampaikan Ali Şahin, anggota parlemen dari Partai Keadilan dan Pembangunan atau AK Party untuk Gaziantep, setelah bertemu Syekh Jihad Hammadeh serta sejumlah pengurus organisasi Islam di São Paulo.

Menurut Şahin, Hammadeh mengatakan bahwa Roberto Carlos telah berkomunikasi dengannya selama beberapa waktu sebelum berkunjung sekitar empat pekan lalu dan mengikrarkan syahadat sebagai pernyataan memilih Islam.

Pertemuan Şahin dengan tokoh-tokoh Muslim Brasil berlangsung di Perhimpunan Pemuda Islam Amal Brasil dan dihadiri antara lain Presiden organisasi tersebut Charif Neto, Presiden Yayasan Masjid Pari Omar Aref, serta perwakilan lembaga sosial dan pendidikan Islam setempat.

Hammadeh diperkenalkan dalam laporan media sebagai wakil presiden sekaligus penasihat keagamaan Asosiasi Nasional Ahli Hukum Islam Brasil atau ANAJI, meskipun keterangan tentang kedudukan dan organisasinya tetap perlu dibaca berdasarkan sumber yang menyampaikannya.

Şahin kemudian mengucapkan selamat kepada Roberto Carlos dan mendoakan agar mantan pemain Fenerbahçe tersebut bersama keluarganya memperoleh kehidupan yang penuh kedamaian, kesehatan, serta keberkahan.

Pernikahan Islami Memicu Perhatian Dunia

Kabar mengenai perpindahan agama Carlos mencuat bersamaan dengan beredarnya kembali foto-foto pernikahannya dengan Süheyla atau Souhaila El Tahiri, seorang agen pemain dan pengusaha sepak bola berdarah Maroko yang dilaporkan bermukim di Spanyol.

Sejumlah laporan menyebut hubungan keduanya bermula dari kerja sama profesional dalam pengelolaan karier dan kepentingan bisnis pemain sebelum berkembang menjadi hubungan pribadi.

Upacara pernikahan mereka dilaporkan berlangsung dalam suasana keluarga yang sederhana dengan tata cara Islam, ditandai kehadiran seorang syekh serta penampilan mempelai perempuan yang mengenakan penutup kepala putih saat prosesi akad.

Namun, penyelenggaraan akad menurut tata cara Islam dan latar belakang Muslim seorang pasangan tidak dengan sendirinya dapat dijadikan bukti bahwa pihak lainnya telah berpindah agama.

Kabar pernikahan itu juga bukan peristiwa yang seluruhnya baru karena informasi mengenai hubungan mereka telah muncul sejak Januari 2026, sedangkan sebuah upacara terbatas dilaporkan berlangsung pada 25 Juli sebelum foto-fotonya kembali tersebar luas pada Senin (17/8/2026).

Sampai Rabu (19/8/2026), tidak ditemukan pernyataan langsung melalui Roberto Carlos, keluarga, manajemen pribadi, Real Madrid, maupun akun resmi lainnya yang secara terbuka mengesahkan kabar perpindahan agamanya.

Karena itu, pernyataan Hammadeh yang diteruskan Şahin masih berkedudukan sebagai klaim sumber kedua, bukan pengumuman autentik yang disampaikan sendiri oleh Roberto Carlos.

Dalam prinsip jurnalistik, perkara agama merupakan informasi pribadi yang sensitif sehingga kepastian akhirnya harus bersandar pada persetujuan dan pernyataan orang yang bersangkutan, bukan semata-mata foto, dugaan, atau kesaksian berantai.

Sang Penguasa Sayap Kiri dengan Tendangan 140 Kilometer per Jam

Roberto Carlos lahir di Garça, São Paulo, pada 10 April 1973 dan berusia 53 tahun ketika kabar tersebut beredar pada Agustus 2026.

Bek kiri berkaki kidal itu membela Real Madrid selama 11 musim dari 1996 hingga 2007 dengan torehan 527 pertandingan dan 68 gol, sedangkan bersama tim nasional Brasil ia mengoleksi 128 penampilan.

Real Madrid mencatat kecepatan larinya pernah mencapai 100 meter dalam 10,9 detik, sementara kekuatan tendangannya diperkirakan menyentuh 140 kilometer per jam sehingga menjadikannya salah satu bek menyerang paling revolusioner dalam sejarah sepak bola.

Bersama Los Blancos, Carlos meraih tiga gelar Liga Champions Eropa, empat gelar Liga Spanyol, dua Piala Interkontinental, satu Piala Super Eropa, dan tiga Piala Super Spanyol.

Puncak prestasinya bersama Brasil terjadi ketika memenangkan Piala Dunia 2002 di Korea Selatan dan Jepang, setelah sebelumnya menjadi bagian penting tim yang menembus final Piala Dunia 1998.

Setelah meninggalkan Real Madrid, ia bermain untuk Fenerbahçe pada 2007–2009 sehingga mempunyai hubungan emosional kuat dengan penggemar sepak bola Turki, salah satu alasan kabar mengenai dirinya memperoleh perhatian luar biasa di negara tersebut.

Carlos kini tetap berkegiatan sebagai legenda dan duta Real Madrid Foundation, termasuk mendukung program pendidikan sepak bola yang menanamkan nilai penghormatan, kerja sama, usaha, serta pengembangan karakter anak-anak.

Dengan demikian, kabar Roberto Carlos memeluk Islam merupakan perkembangan yang besar dan menarik perhatian dunia, tetapi pernyataan langsung sang legenda tetap menjadi kunci terakhir untuk mengubahnya dari sebuah laporan menjadi fakta yang terkonfirmasi. (Ali)

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: legenda real madrid memeluk Islam mualaf Roberto Carlos Timnas Brasil