Koperasi Desa Merah Putih (Foto: Istimewa)
SulawesiPos.com – Pemerintah menargetkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) mulai beroperasi pada September 2026.
Jumlah koperasi yang nantinya menjalankan kegiatan usaha berpotensi menembus lebih dari 10.000 unit, seiring jumlah bangunan fisik yang telah tersedia disebut melampaui angka tersebut.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan operasional Kopdes Merah Putih tidak akan langsung berjalan serentak.
Unit yang telah memenuhi kesiapan akan mulai menjalankan kegiatan usaha secara bertahap.
Target tersebut disampaikan Ferry saat menghadiri Perayaan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka, Senin (17/8/2026).
Menurut Ferry, jumlah bangunan fisik Kopdes Merah Putih menjadi salah satu faktor yang memungkinkan jumlah unit operasional nantinya lebih dari 10.000.
Karena itu, angka tersebut belum menjadi batas akhir jumlah koperasi yang akan mulai berjalan.
“Belum. Kalau yang bangunan fisiknya lebih dari itu, yang operasional bisa lebih dari itu,” kata Ferry.
Pemerintah kini memfokuskan persiapan pada aspek yang dibutuhkan agar koperasi dapat menjalankan kegiatan usaha.
Salah satunya penyusunan aturan yang akan menjadi landasan operasional Kopdes Merah Putih.
Di sisi lain, pengelola koperasi juga mulai dipersiapkan. Pemerintah tengah menyiapkan manajer yang nantinya bertanggung jawab menjalankan kegiatan usaha pada masing-masing unit.
“Bentar lagi akan ada peraturan presiden tentang operasionalnya, bersamaan dengan manajer koperasi juga sudah mulai dipersiapkan. Dan udah, langsung jalan,” ujar Ferry.
Ferry menegaskan operasional Kopdes Merah Putih ditargetkan mulai berjalan pada September.
Pelaksanaannya akan mengikuti kesiapan setiap unit yang telah memenuhi kebutuhan operasional.
“Iya, nanti mungkin September udah mulai operasional semua,” pungkasnya.