Nissan Formula E Team menjalani balapan pada ABB FIA Formula E World Championship. Foto: Nissan Formula E Team.
SulawesiPos.com – Nissan Formula E Team mengakhiri Season 12 ABB FIA Formula E World Championship dengan meraih poin dalam dua balapan terakhir di London. Oliver Rowland mencetak poin pada kedua balapan, sementara Norman Nato finis di posisi ke-10 pada balapan penutup musim yang sekaligus mengakhiri era GEN3.
Pada Round 16, Rowland dan Nato tidak berhasil melaju ke babak Duels setelah masing-masing menempati posisi ke-13 dan ke-16 dalam kualifikasi.
Dalam balapan, strategi Rowland terdampak Full Course Yellow yang muncul pada waktu kurang menguntungkan. Namun, ia mampu melakukan perlawanan pada fase akhir hingga finis ke-10 sekaligus meraih poin bonus setelah mencatat fastest lap.
Sementara itu, Nato sempat memperbaiki posisi pada lap pembuka sebelum mengalami kebocoran ban akibat kontak dengan pembalap lain. Ia kemudian finis ke-15 setelah melanjutkan balapan hingga akhir.
Pada Round 17 yang menjadi balapan terakhir Season 12 sekaligus era GEN3, Nissan kembali menghadapi hasil kualifikasi yang kurang menguntungkan.
Rowland memulai balapan dari posisi ke-17, sedangkan masalah teknis membuat Nato tidak dapat mencatatkan waktu lap dan harus memulai balapan dari posisi ke-19.
Kedua pembalap Nissan memilih menghemat energi pada awal balapan dan menggunakan aktivasi Attack Mode pada fase yang lebih akhir.
Setelah berada di luar zona poin selama sebagian besar balapan, keduanya mulai menyerang pada fase akhir dengan menghindari insiden dan memperbaiki posisi.
Rowland berhasil naik ke posisi kesembilan dan kembali meraih poin bonus setelah mencatat fastest lap. Nato menyusul di posisi ke-10 untuk menutup musim dengan tambahan poin.
Sepanjang Season 12, Nissan Formula E Team mencatat enam podium dan satu kemenangan di Monaco.
Rowland bertahan dalam persaingan Drivers’ Championship hingga akhir musim, dengan raihan podium di São Paulo, Mexico City, Jeddah, dan Berlin.
Nato juga mengamankan sejumlah poin sepanjang musim, termasuk melalui finis kelima di Berlin.
Setelah mengalami periode sulit di China, Nissan menutup musim dengan mencetak poin dalam empat balapan terakhir, termasuk pada balapan kandang di Tokyo dan seri penutup di London.
Nissan Formula E Team mengakhiri Season 12 di posisi keenam Teams’ Championship. Rowland menempati posisi keempat Drivers’ Championship, sementara Nato berada di posisi ke-19.
Dalam Manufacturers’ Championship, Nissan menempati posisi kelima.
Setelah Season 12 berakhir, Nissan Formula E Team akan memusatkan perhatian pada tahap akhir pengembangan mobil GEN4 untuk menghadapi Season 13.
Era berikutnya Formula E akan dimulai pada musim 2026/27, dengan pengujian pramusim resmi dijadwalkan berlangsung pada November.
Managing Director dan Team Principal Nissan Formula E Team, Tommaso Volpe, mengatakan tim belum mencapai target hasil yang diharapkan di London karena kesulitan dalam kualifikasi. Namun, ia mengapresiasi dua pembalap yang mampu melakukan comeback dan meraih poin pada balapan terakhir.
“Kami belum mencapai tujuan kami untuk akhir pekan ini, tetapi kami senang mengakhiri musim dengan catatan positif melalui dua comeback yang bagus dan kedua pembalap meraih poin,” ujar Volpe.
Volpe juga menyebut perjalanan Nissan sepanjang era GEN3 menghasilkan 21 podium, tujuh kemenangan, dan satu gelar Drivers’ World Championship sejak tim tersebut memulai Season 9.
Sementara itu, Rowland mengakhiri musim dengan menempati empat besar Drivers’ Championship untuk tiga musim berturut-turut. Ia juga menyebut era GEN3 sebagai periode penting bagi Nissan Formula E Team dan dirinya secara pribadi sebelum beralih ke GEN4.
Bagi Nato, balapan di London menjadi akhir perjalanannya bersama Nissan Formula E Team setelah tiga musim bersama tim tersebut. Nato menyampaikan apresiasi kepada para insinyur, mekanik, dan seluruh pihak yang mendukung perjalanannya selama berada di Formula E.