Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Andi Yuslim Patawari saat mengunjungi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bone di Cibubur, Jakarta, Minggu (16/8/2026).
SulawesiPos.com — Ada cara berbeda bagi seorang putra daerah untuk tetap dekat dengan tanah kelahirannya. Bukan hanya dengan hadir di tengah masyarakat Bone, tetapi juga membawa semangat Bone ke panggung nasional.
Hal itu ditunjukkan Andi Yuslim Patawari, yang biasa disapa AYP tokoh Muda Nasional Mantan Ketua DPP KNPI Pusat yang juga dikenal sebagai Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia saat mengunjungi Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Bone di Cibubur, Jakarta, Minggu (16/8/2026).
Mengenakan Kaos Putih Golf dengan songkok recca di kepala, AYP sapaan akrab Andi Yuslim menjadikan momentum tersebut, untuk mempererat silaturahmi sekaligus menunjukkan perhatian terhadap aktivitas pembinaan generasi muda Bone yang berlangsung jauh dari kampung halaman.
Sebagai putra asli Kabupaten Bone yang kini banyak beraktivitas di tingkat nasional, Andi Yuslim Patawari mengucapkan selamat kepada peserta JAMNAS 2026 .
Untuk menjadi Peserta JAMNAS Seleksinya sangat ketat dan ini sekali lima tahun.
Keberadaan Pramuka tidak boleh dipandang sekadar sebagai organisasi kepemudaan, tetapi sebagai ruang strategis untuk membentuk karakter generasi bangsa dimasa mendatang.
Kalau mau liat calon pemimpin masa depan ada disini JAMNAS Pramuka 2026.
Menurutnya, nilai kedisiplinan, kepemimpinan, gotong royong, kemandirian dan pengabdian yang ditanamkan melalui Pramuka sangat relevan dengan kebutuhan Indonesia menghadapi tantangan masa depan.
Andi Yuslim Patawari mengatakan, kunjungannya ke Kwarcab Bone di Cibubur merupakan bagian dari komitmennya untuk terus menjaga hubungan dengan masyarakat dan berbagai organisasi asal Bone, di mana pun mereka berada.
“Saya ini putra asli Bone lahir di kampung di desa Apala kecamatan barebbo. Karena itu, sejauh apa pun kita melangkah dan beraktivitas di tingkat nasional, perhatian terhadap Bone tidak boleh putus. Kunjungan ini adalah bentuk silaturahmi sekaligus dukungan kepada Kwarcab Bone dan para pembina yang terus bekerja membentuk karakter generasi muda,” ujar Andi Yuslim Patawari.
Ia menegaskan, generasi muda Bone harus diberi ruang untuk berkembang, berjejaring dan tampil percaya diri di tingkat nasional.
“Saya ingin anak-anak Bone tidak hanya menjadi penonton. Mereka harus berani tampil, berprestasi dan mengambil peran di tingkat nasional. Pramuka adalah salah satu wadah yang sangat baik untuk membentuk mental kepemimpinan dan karakter tersebut,” katanya.
Sebagai Wakil Ketua Umum KADIN yang juga Wakil Rektor Universitas Jakarta Andi Yuslim juga melihat pembinaan generasi muda memiliki kaitan erat dengan pembangunan ekonomi daerah.
Menurutnya, generasi yang memiliki karakter kuat, disiplin dan jiwa kepemimpinan akan menjadi modal penting dalam melahirkan sumber daya manusia Bone yang mampu bersaing di dunia usaha maupun berbagai sektor profesional.
Pembina Kwarcab Bone: Kehadiran AYP Jadi Energi Positif
Pembina Kwarcab Bone, Muh Yunus, menyambut baik kunjungan Andi Yuslim Patawari.
Ia menilai perhatian tokoh-tokoh Bone yang berkiprah di tingkat nasional memberikan energi positif bagi para pembina dan anggota Pramuka.
“Kami sangat mengapresiasi perhatian Pak Andi Yuslim Patawari kepada Kwarcab Bone. Beliau datang sebagai putra Bone yang saat ini banyak berkiprah di tingkat nasional. Bagi kami, ini bentuk kepedulian yang sangat berarti,” kata Muh Yunus.
Ia berharap komunikasi dan kolaborasi dengan berbagai tokoh Bone terus terbangun sehingga pembinaan Pramuka di Kabupaten Bone semakin berkembang.
“Pramuka membutuhkan dukungan semua pihak. Bukan hanya pembina dan pengurus, tetapi juga tokoh masyarakat, pemerintah, dunia usaha dan para putra daerah yang memiliki jaringan luas. Kami berharap dukungan seperti ini terus berlanjut,” ujarnya.
Kunjungan di Cibubur itu sekaligus memperlihatkan satu pesan penting: jarak Bone–Jakarta tidak menjadi batas bagi putra daerah untuk terus memikirkan kampung halaman.
Dari Bone hingga Cibubur, semangat membangun generasi muda tetap terhubung dengan Pramuka sebagai salah satu ruang untuk menyiapkan calon pemimpin masa depan Indonesia.