Ilustrasi meninggal.
SulawesiPos.com – Seorang warga bernama Wiwi Putri (29) meninggal dunia setelah gempa magnitudo 6,2 mengguncang Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Minggu dini hari (16/8/2026), dengan korban disebut diduga mengalami serangan jantung saat situasi gempa terjadi.
Gempa itu terjadi di wilayah Teluk Tomini sekitar pukul 00.25 Wita dan getarannya dirasakan hingga Palu serta Gorontalo.
Korban sempat dibawa menuju Puskesmas Mepanga pada malam kejadian.
Namun, nyawanya tidak tertolong dan ia dilaporkan meninggal dalam perjalanan.
Pelaksana Tugas Kepala BPBD Parigi Moutong Moh Rivai membenarkan laporan kematian tersebut.
“Iya, benar (wanita meninggal akibat) serangan jantung, sempat dibawa ke PKM (Puskesmas) Mepanga malam itu juga tapi meninggal di jalan,” kata Moh Rivai, Minggu (16/8/2026).
Selain memicu korban jiwa, gempa juga menyebabkan kerusakan awal pada bangunan Kantor Dinas PUPR Parigi Moutong.
Moh Rivai mengatakan tidak ada korban jiwa akibat kerusakan yang terjadi pada bangunan tersebut.
Kerusakan yang dilaporkan mencakup bagian plafon dan dinding kuda-kuda kantor.
“Kantor Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong mengalami kerusakan pada plafon dan dinding kuda-kuda,” ujar Rivai.
BMKG menyatakan gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Parigi Moutong itu tidak berpotensi menimbulkan tsunami.
Informasi awal mengenai dampak gempa masih dapat berkembang seiring pendataan lanjutan di lapangan.