Categories: News

Bayar COD Rp93 Ribu, Wanita di Palembang Malah Transfer Rp93 Juta lalu Uangnya Ludes

SulawesiPos.com – Seorang wanita berinisial NI di Palembang, Sumatera Selatan, mengaku salah mentransfer uang saat membayar paket COD senilai Rp93.000 hingga justru mengirim Rp93 juta ke rekening pribadi kurir, sementara saat kurir itu diajak ke bank beberapa hari kemudian, dana tersebut disebut sudah habis dipakai, Jumat, 7 Agustus 2026.

Peristiwa itu bermula ketika seorang kurir ekspedisi mengantarkan paket COD ke rumah NI di Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada Senin, 20 Juli 2026 sekitar pukul 10.01 WIB.

Kurir kemudian menghubungi NI melalui WhatsApp untuk memberi tahu paket telah sampai.

“Awalnya Terlapor ini WA Pak, mengatakan paket COD saya sudah diantar ke rumah,” ucap NI, Jumat, 7 Agustus 2026.

Kurir tersebut lalu memberikan nomor rekening BCA pribadi dan meminta pembayaran dilakukan lewat transfer bank.

Nilai tagihan yang semestinya dibayar NI hanya Rp93.000.

“Saya diminta transfer Pak, seperti biasa senilai Rp93 ribu,” katanya.

Namun saat membuka aplikasi perbankan digital, NI tidak menyadari nominal yang ia masukkan berbeda jauh dari angka seharusnya.

Uang yang seharusnya terkirim Rp93.000 justru masuk sebesar Rp93 juta ke rekening kurir.

Baru Sadar Beberapa Hari, Kurir Disebut Sudah Habis Pakai Uang

NI mengaku tidak langsung menyadari kesalahan transfer itu pada hari yang sama.

Ia baru mengetahui nominal yang terkirim salah setelah beberapa hari berlalu.

Setelah sadar, NI berusaha menghubungi kurir untuk meminta kelebihan uang itu dikembalikan.

“Saya baru sadar Pak, setelah beberapa hari ternyata saya transfer sebesar Rp93 juta. Saya pun menghubungi Terlapor untuk meminta mengembalikan uang tersebut, tetapi tak dikembalikan-kembalikan,” ucapnya kembali.

Karena tak mendapat pengembalian, NI kemudian mencari keberadaan kurir tersebut hingga akhirnya berhasil menemukannya.

Ia lalu mengajak kurir itu ke kantor cabang Bank BCA untuk memeriksa rekening dan mencari kemungkinan pengembalian dana.

“Saya cari Pak keberadaan Terlapor dan saya temui, kemudian saya ajak ke Bank BCA. Namun Pak, setelah sampai di Bank BCA, uang tersebut sudah habis dipakainya,” bebernya.

Setelah itu, NI membawa kurir tersebut ke Polrestabes Palembang untuk diproses secara hukum.

“Oleh itulah Pak, Terlapor saya serahkan ke sini, agar dia bertanggung jawab dan mengembalikan uang saya,” katanya.

Pihak Polrestabes Palembang membenarkan telah menerima kurir tersebut dan menyerahkannya ke penyidik untuk pemeriksaan lanjutan.

“Tersangka sudah diterima dan hingga kini sudah diserahkan ke penyidik untuk diperiksa dan diproses lebih lanjut,” kata Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang Ipda Andi.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: penipuan online perbankan Sumatera Selatan