Kronologi Atlet Golf Jesslyn Wijaya Diculik Versi Keluarga
SulawesiPos.com – Atlet golf putri Jesslyn Wijaya Lay diduga menjadi korban penculikan saat menghadiri perayaan ulang tahun neneknya di sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Senin (13/7) malam sekitar pukul 19. 45 WIB.
Peristiwa ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat dan kini dalam penyelidikan intensif. Pihak kepolisian menduga korban saat ini sudah tidak berada di Jakarta, sementara keluarga berupaya menelusuri keberadaan Jesslyn. Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, menjelaskan kronologi dugaan penculikan tersebut. Menurutnya, sesaat sebelum acara perayaan ulang tahun dimulai, Jesslyn tiba-tiba ditutup matanya dan diangkat oleh dua laki-laki bertubuh besar menuju sebuah mobil berwarna hitam.
“Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil,” ujar Andi dalam keterangan tertulis, dikutip Senin (20/7). Andi menambahkan, kendaraan tersebut selanjutnya meninggalkan lokasi. Berdasarkan keterangan saksi, terdapat sekitar lima orang laki-laki di lokasi kejadian saat peristiwa berlangsung.
Sejak insiden itu, Jesslyn tidak dapat dihubungi oleh teman maupun keluarga. Telepon seluler yang digunakannya juga tidak dapat diakses seperti biasanya. Laporan resmi telah diajukan ke Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA. Kepolisian telah melakukan penelusuran ke beberapa lokasi yang diduga berkaitan dengan keberadaan korban, termasuk mendatangi tempat tinggal Jesslyn.
Diketahui, Jesslyn tinggal mandiri di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Jakarta Utara, dan tidak lagi tinggal satu rumah dengan ibu maupun adiknya. Pihak pelapor juga berupaya menelusuri kemungkinan adanya perjalanan ke luar negeri. Informasi awal menunjukkan adanya indikasi bahwa pada 14 Juli 2026, korban melakukan perjalanan menuju Malaysia melalui Semarang. Di sisi lain, perangkat telepon seluler yang diduga milik korban masih terdeteksi berada di kawasan Puri Jimbaran.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan bahwa pihaknya masih menyelidiki keberadaan korban. “Untuk korban masih kami lakukan penyelidikan keberadaannya, ada kemungkinan tidak di kota Jakarta,” kata Roby kepada wartawan, Selasa (21/7).
Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk orang tua korban, dan rekaman CCTV di lokasi kejadian. Roby menyebut pihaknya juga mendalami apakah hilangnya korban ini merupakan keinginan yang bersangkutan atau terkait dugaan penculikan. “Kami masih melakukan penyelidikan sampai dengan menemukan benarkah peristiwa ini atas kemauan korban atau memang ada dugaan tindak pidana penculikan seperti yang dilaporkan di awal,” tutur Roby.
Kasus ini terus bergulir dengan harapan Jesslyn Wijaya Lay dapat segera ditemukan dan kejelasan mengenai insiden ini dapat terungkap.