SulawesiPos.com – Seorang warga dilaporkan tenggelam di Sungai Maros, wilayah Kelurahan Baju Bodoa, Kecamatan Maros Baru, Jumat, 3 Juli 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Maros yang menerima laporan tersebut langsung menurunkan tim penyelamat untuk melakukan penyisiran awal di area sungai.
Sekretaris BPBD Maros, Nasrul, mengatakan laporan pertama diterima dari masyarakat yang mengaku melihat bagian kepala dan tangan seseorang di aliran Sungai Maros. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan pencarian di titik yang disebut warga.
“Tadi kami menerima laporan bahwa ada korban tenggelam, laporan awal masyarakat mengungkapkan jika ia melihat kepala dan tangan di sungai maros,” ungkapnya saat dikonfirmasi.
BPBD Maros kemudian menurunkan sejumlah unit perahu karet untuk menyisir lokasi awal dugaan korban tenggelam. Penyisiran dilakukan untuk memastikan keberadaan korban sekaligus memperluas pencarian di sekitar titik laporan warga.
Pencarian Masih Berlangsung
Nasrul mengatakan tim awal sudah berada di lapangan dan BPBD bersiap menambah kekuatan pencarian jika dibutuhkan. Upaya tersebut dilakukan agar proses penyisiran bisa bergerak lebih cepat di sepanjang area sungai.
“Sementara kami sudah turunkan tim awal dan akan segera menurunkan tim selanjutnya,” singkat Nasrul.
Hingga berita ini diturunkan, tim penyelamat masih melakukan penyisiran awal dan belum menemukan tanda-tanda jasad maupun warga yang diduga tenggelam. Proses pencarian di Sungai Maros masih terus berlangsung.


