Sulawesipos.com – Juru parkir lansia di Brebes, Kusriyati atau Kusmayanti, dihadiahi umrah oleh Kliwon Alwawan setelah aksi beraninya menggagalkan pencurian uang Rp 3,6 miliar di kawasan perbankan Jalan Ahmad Yani, Brebes, Jawa Tengah.
Hadiah umrah itu disampaikan Kliwon saat mendatangi rumah Kusriyati di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Kamis (18/6/2026).
Dilansir dari detik, Kliwon merupakan pemilik uang Rp 3,6 miliar yang nyaris dibawa kabur pelaku pencurian bermodus pecah kaca mobil pada Senin (15/6/2026).
Aksi pencurian itu terjadi setelah Kliwon mengambil uang dari bank dan meninggalkan uang tersebut di dalam mobil yang terparkir di kawasan Jalan Ahmad Yani, Brebes.
Kusriyati, yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir di kawasan tersebut, melihat seseorang memecahkan kaca mobil dan mengambil bungkusan dari dalam kendaraan.
“Saya melihat ada orang memecah kaca mobil, lalu mengambil bungkusan plastik dari dalam mobil. Saya langsung teriak, pencuri… pencuri…,” kata Kusriyati, dikutip dari Kompas.
Teriakan Kusriyati membuat warga sekitar berdatangan. Para pelaku yang sempat mengambil uang akhirnya panik dan gagal membawa kabur uang miliaran rupiah tersebut.
“Uangnya sudah diambil, terus mau kabur setelah diteriaki. Pembonceng itu mau bawa uang sambil berusaha menaiki motor sampai terseret,” katanya.
Kliwon sempat memberikan uang terima kasih Rp 100 ribu setelah kejadian. Namun, Kusriyati membagi uang itu kepada tiga orang lain yang ikut membantu di lokasi.
Kliwon kemudian menjelaskan bahwa pemberian Rp 100 ribu saat itu bukan bentuk penilaian atas jasa Kusriyati, melainkan terjadi karena ia masih dalam kondisi syok.
“Saat itu saya panik dan gemetar. Saya baru saja mengalami kejadian yang luar biasa. Jadi bukan berarti saya hanya ingin memberi Rp100 ribu,” tutur Kliwon kepada Detik.
“Hadiah itu bukan karena setelah viral imbalan Rp 100 ribu, tapi saya dan istri ikhlas untuk mengajak umrah, setelah beliau mengungkapkan ingin melihat Ka’bah,” jelasnya.
Kusriyati mengaku tidak pernah membayangkan bisa berangkat ke Tanah Suci karena penghasilannya sebagai juru parkir hanya cukup untuk kebutuhan harian.
“Saya orang tidak punya, ini seperti mimpi. Saya tidak menyangka akan diajak umrah,” kata Kusriyati.
Detik melaporkan, Kusriyati dijadwalkan berangkat umrah pada 7 Agustus 2026 dan sudah mulai mengurus administrasi keberangkatannya.


