Overview
SulawesiPos.com – PT PLN kembali menghadirkan stimulus kelistrikan bagi masyarakat pada Februari 2026.
Program ini berupa potongan tarif listrik sebesar 50% yang ditujukan bagi pelanggan rumah tangga berdaya rendah serta pelaku usaha mikro dan kecil.
Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah dan PLN dalam menjaga daya beli masyarakat sekaligus mendorong pergerakan ekonomi skala kecil.
Diskon Listrik ini menyasar pelanggan rumah tangga dengan daya 450 VA dan 900 VA.
Potongan tarif diberikan langsung pada tagihan listrik, tanpa perlu perhitungan manual oleh pelanggan, selama memenuhi kriteria yang telah ditetapkan.
Tak hanya rumah tangga, pelaku usaha mikro juga masuk dalam daftar penerima manfaat.
UMKM dengan daya listrik mulai 450 VA hingga 1.300 VA, sepetti warung rumahan dan usaha kecil berbasis keluarga, dinilai paling terdampak positif oleh program ini.
Di luar diskon tarif bulanan, PLN juga menghadirkan program tambahan dalam ajang IIMS 2026.
Melalui pameran tersebut, pelanggan dapat menikmati promo tambah daya listrik dengan biaya lebih ringan.
“Melalui IIMS 2026, kami kembali menyediakan opsi tambah daya dengan biaya lebih ringan sehingga masyarakat dapat menyesuaikan kapasitas listrik rumah sesuai kebutuhan pemakaian,” jelas Direktur Retail dan Niaga PLN, Adi Priyanto dikutip Sabtu (14/2/2026).
PLN juga memberikan voucher listrik gratis senilai Rp20.000 bagi 5.000 transaksi pertama pembelian tiket IIMS melalui aplikasi PLN mobile.
Komitmen PLN terhadap pengembangan ekosistem kendaraan listrik turur diperkuat lewat program Home Charging Service (HCS).
Dalam layanan ini, pelanggan mendapat diskon 50% biaya pemasangan charger di rumah, serta potongan tarif listrik hingga 30% untuk pengisian daya malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB.
Program HCS dijadwalkan berlangsung hingga Juni 2026 dan ditujukan bagi pemilik kendaraan listrik yang ingin solusi pengisian daya praktis dan hemat biaya.
Untuk menikamti diskon listrik 50%, pelanggan dapat mendaftar melalui aplikasi PLN Mobile, situs resmi PLN, atau mendatangi kantor PLN terdekat.
Pelanggan wajib memastikan data terdaftar valid serta tidak memiliki tunggakan tagihan.
Bagi rumah tangga, syarat utama adalah terdaftar sebagai pelanggaran 450 VA atau 90 VA. Sementara UMKM harus tercatat sebagai usaha mikro aktif dengan daya maksimal 1.300 VA dan tidak menunggak lebih dari satu bulan.
PLN menyebut program diskon ini berlaku sepanjang Februari 2026. Namun, peluang perpanjangan tetap terbuka bergantung pada hasil evaluasi pemerintah.
Diskon diterapkan pada periode tagihan berjalan, sehingga pelanggan tetap menerima tagihan, tetapi dengan nominal yang sudah dipangkas setengahnya.
Adi optimis rangkaian program ini, termasuk yang diperkenalkan di IIMS 2026, dapat mempercepat adopsi kendaraan listrik sekaligus mendukung target Net Zero Emission Indonesia pada 2060 atau lebih cepat.