Categories: News

Sosok Bupati Pati Sudewo yang Ditangkap KPK, Ex-Anggota DPR RI Fraksi Gerindra

Overview

  • H. Sudewo, Bupati Pati periode 2025–2030, memiliki rekam jejak panjang sebagai birokrat, politisi, dan mantan anggota DPR RI Fraksi Gerindra.
  • Latar belakang pendidikan teknik dan pengalaman di Komisi V DPR RI mengantarkannya ke pucuk kepemimpinan daerah.
  • Karier politik dan organisasi Sudewo kini tercoreng setelah ia terjerat operasi tangkap tangan KPK.

SulawesiPos.com – Nama Sudewo menjadi sorotan publik setelah Bupati Pati periode 2025–2030 itu terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Penangkapan ini menambah daftar panjang kepala daerah yang tersandung kasus hukum di awal masa jabatan.

Sudewo dikenal sebagai putra daerah Pati dengan rekam jejak panjang di dunia birokrasi, politik, dan organisasi.

Latar belakang pendidikan teknik serta pengalaman di tingkat nasional sebelumnya menjadi modal utama yang membawanya ke kursi bupati.

Data Pribadi Bupati Pati Sudewo

H. Sudewo lahir di Pati pada 11 Oktober 1968 yang artinya kini ia berusia 57 tahun.

  • Nama: H. Sudewo, S.T., M.T.
  • Tempat, Tanggal Lahir: Pati, 11 Oktober 1968
  • Agama: Islam

Riwayat Pendidikan

Pendidikan dasar hingga menengah Sudewo ditempuh di Kabupaten Pati. Ia menyelesaikan pendidikan menengah atas di SMA Negeri 1 Pati pada 1988.

Setelah itu, Sudewo melanjutkan studi ke Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan meraih gelar Sarjana Teknik Sipil.

Ia kemudian melanjutkan pendidikan magister di Universitas Diponegoro (Undip) Semarang dengan konsentrasi Teknik Pembangunan.

  • SMA Negeri 1 Pati (1985–1988)
  • S1 Universitas Sebelas Maret – Teknik Sipil
  • S2 Universitas Diponegoro Semarang – Teknik Pembangunan

Perjalanan Karier

Karier profesional Sudewo dimulai di sektor teknik dan konstruksi sebelum masuk ke birokrasi pemerintahan.

Ia pernah bekerja di berbagai proyek dan instansi teknis, khususnya di lingkungan Pekerjaan Umum (PU) di sejumlah daerah.

  • Karyawan Jaya Construction (1993–1994)
  • PU Kanwil Provinsi Bali (1994–1995)
  • Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan Provinsi Bali (Honorer, 1995–1996)
  • Proyek Peningkatan Jalan dan Jembatan Provinsi Bali (CPNS, 1996–1997)
  • PU Kanwil Provinsi Jawa Timur (PNS, 1997–1999)
  • Dinas PU Pemda Kabupaten Karanganyar (PNS, 1999–2006)
  • Wiraswasta (2006)

Karier Politik Nasional hingga Daerah

Sudewo kemudian terjun ke dunia politik dan berhasil melangkah ke tingkat nasional.

Ia terpilih sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra untuk periode 2009–2013, lalu kembali menjabat pada periode 2019–2024.

Selama di Senayan, Sudewo bertugas di Komisi V DPR RI yang membidangi infrastruktur, transportasi, dan perumahan rakyat.

Pengalaman ini memperkuat perannya dalam isu pembangunan dan kebijakan publik.

Pada 20 Februari 2025, Sudewo resmi dilantik sebagai Bupati Pati periode 2025–2030, menandai kembalinya ia ke daerah asal untuk memimpin pemerintahan kabupaten.

Aktivitas dan Pengalaman Organisasi

Selain politik dan birokrasi, Sudewo juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan dan profesi, baik di tingkat daerah maupun nasional.

  • Ketua Himpunan Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Sebelas Maret (1991)
  • Ketua Keluarga Besar Marhaenis (2000)
  • Wakil Ketua Persatuan Insinyur Indonesia (2001)
  • Anggota Dewan Penasihat Fokerdesi (2007)
  • Koordinator Timses Pilgub Jawa Tengah (2008)
  • Koordinator Timses Pilkada Kabupaten Pacitan (2005)
  • Ketua DPP Bidang Pemberdayaan Organisasi (2019)
  • Terjerat OTT KPK

Rekam jejak panjang tersebut kini tercoreng setelah Sudewo terjerat OTT KPK.

Kasus ini menempatkan Sudewo dalam pusaran persoalan hukum di awal masa kepemimpinannya sebagai Bupati Pati.

KPK saat ini masih mendalami perkara yang menjerat Sudewo, termasuk peran dan alur dugaan tindak pidana yang melibatkan sejumlah pihak lainnya.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Bupati Pati korupsi mafia Sudewo