Categories: News

Siang Ini Pemilihan Rektor Unhas, Mendikti Saintek Punya Hak 35 Persen Suara Diarahkan ke Siapa

Overview

  • Majelis Wali Amanat Unhas akan memilih satu dari tiga Calon Rektor Unhas Periode 2026-20230.
  • Tiga Calon Rektor Unhas adalah (sesuai abjad): Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd, Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc, dan Prof Dr Sukardi Weda SS MHum MPd MSi MM MSosI MA.
  • Sebanyak 17 anggota MWA memiliki hak suara, dengan hak khusus untuk Mendikti Saintek sebanyak 35 persen suara atau 9 suara dari total 25 suara.

SulawesiPos.com – Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin 2026-2030 akan digelar di Kampus Unhas Jakarta, Rabu (14/1/2026) siang. Majelis Wali Amanat atau MWA akan menggelar rapat paripurna untuk memilih satu dari tiga Calon Rektor Unhas.

Sedianya pemilihan rektor digelar pada Senin (12/1/2026). Namun, ditunda karena ada beberapa anggota MWA yang tidak bisa hadir.

Siapa tiga Calon Rektor Unhas yang akan bersaing memperebutkan total 25 suara MWA?

Tiga Calon Rektor Unhas 2026-2030 (sesuai abjad):

1. Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd

2. Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc

3. Prof Dr Sukardi Weda SS MHum MPd MSi MM MSosI MA

Ketiga Calon Rektur Unhas tersebut merupakan hasil penyaringan yang dilakukan oleh Senat Akademik Unhas yang menggelar rapat paripurna terbuka pada 3 November 2025 di Kampus Unhas Makassar.

Hasil Penyaringan Bakal Calon Rektor Unhas:

1. Prof Dr Ir Jamaluddin Jompa MSc memperoleh 74 suara (80%).

2. Prof dr Budu PhD SpM(K) MMedEd memperoleh 18 suara (19%).

3. Prof Dr Sukardi Weda SS MHum MPd MSi MM MSosI MA memperoleh 1 suara (1%).

MWA Unhas yang akan memilih Rektor Unhas beranggota 19 orang. Namun, hanya 17 yang memiliki hak suara. Dua anggota MWA yang tidak memiliki lagi hak suara adalah Rektor Unhas dan Ketua Senat Akademik.

Siapa saja 17 anggota MWA Unhas yang memiliki hak suara?

1. Unsur Ex-Officio, sebanyak 4 orang, yaitu:
– Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Dikti Saintek).
– Gubernur Sulawesi Selatan.
– Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Unhas.
– Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas.

2. Unsur Perwakilan Dosen, sebanyak 8 orang.

3. Unsur Perwakilan Tenaga Kependidikan, sebanyak 2 orang.

4. Unsur Masyarakat, sebanyak 3 orang.

Nama 17 Anggota MWA Unhas yang akan memilih rektor:

Unsur Ex-Officio:
1.⁠ ⁠Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Dikti Saintek) — Brian Yuliarto
2.⁠ ⁠Gubernur Sulawesi Selatan — Andi Sudirman Sulaiman
3.⁠ ⁠Ketua Umum Ikatan Alumni (IKA) Unhas — Andi Amran Sulaiman
4.⁠ ⁠Ketua Umum Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unhas

Unsur Perwakilan Dosen:
1.⁠ ⁠Prof. Alimuddin Unde
2.⁠ ⁠Prof. Andi Niartiningsih
3.⁠ ⁠Prof. Andi Zulkifli
4.⁠ ⁠Prof. Asmuddin Natsir
5.⁠ ⁠Prof. Dwia Aries Tina
6.⁠ ⁠Prof. Hasanuddin
7.⁠ ⁠Prof. Kartini
8.⁠ ⁠Prof. Arsyad Thaha

Unsur Perwakilan Tenaga Kependidikan:
1.⁠ ⁠Fadiy Rivai
2.⁠ ⁠Jumiaty Nurung

Unsur Masyarakat:

  1. Prof Sangkot Marzuki
  2. Tony Wenas
  3. Arsjad Rasjid

Dalam pemlihan rektor, meski dilakukan secara demokratis, namun komposisi hak suara memiliki keunikan. Ada satu anggota MWA dari unsur ex-officio yang memiliki hak suara sebesar 35% dari seluruh suara.

Siapa dia? Menteri Dikti Saintek.

Jika dikonversikan ke dalam jumlah suara, Menteri Dikti Saintek memiliki hak 9 suara. Ke-16 anggota MWA lainnya hanya memiliki masing-masing 1 suara. Dengan demikian, total suara MWA yang diperebutkan oleh para calon rektor adalah 25 suara.

Siapa yang memiliki peluang terbesar dari ketiga calon untuk menjadi Rektor Unhas 2026-2030?

Ketiga calon tetap memiliki peluang. Dalam proses penyaringan, Prof Jamaluddin Jompa meraih 74 suara atau 80 persen suara. Namun, dalam proses itu, yang memilih adalah Senat Akademik. Sedangkan kali ini yang memilih adalah MWA.

Selain itu, ada faktor Menteri Dikti Saintek yang memiliki hak suara 35 persen atau 9 suara dari total 25 suara.

Menteri Dikti Saintek bisa saja mengarahkan seluruh hak suaranya kepada satu calon. Tapi, bisa pula membagi hak suaranya masing-masing 3 suara kepada setiap calon.*

Andi As

Share
Published by
Andi As
Tags: Calon Rektor Unhas Jamaluddin Jompa Mendikti Saintek MWA Prof Budu