Kategori: Makassar

Makassar Berkabut, BMKG Sebut Kualitas Udara Tidak Sehat Beberapa Hari ke Depan

SulawesiPos.com — Kualitas udara di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), masuk kategori tidak sehat berdasarkan prakiraan kualitas udara Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) pada Selasa (13/10/2026). Kondisi ini perlu diwaspadai karena kualitas udara di sejumlah wilayah Sulsel lainnya juga berada dalam kategori tidak sehat.

Berdasarkan pantauan reporter SulawesiPos.com, kondisi udara di Makassar tampak berkabut sejak pagi hingga siang hari.

Kondisi tersebut menjadi perhatian di tengah informasi BMKG mengenai kualitas udara dan konsentrasi partikulat halus PM2.5.

Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV, Rizky Yudha, mengatakan keberadaan sumber polutan dari dalam maupun luar Sulawesi Selatan memengaruhi kondisi kualitas udara saat ini.

“Karena masih adanya sumber polutan baik di Sulsel maupun luar Sulsel,” kata Rizky saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan kualitas udara di Sulsel masih diprakirakan berada pada kategori sedang hingga tidak sehat dalam beberapa hari ke depan.

“Beberapa hari ke depan, masih diprakirakan dalam kategori Sedang – Tidak Sehat,” ujarnya.

Sementara itu, hasil pemantauan konsentrasi PM2.5 di Maros pada Selasa (13/10/2026) pukul 07.00 Wita mencapai 71,5 mikrogram per meter kubik (µg/m³), yang masuk kategori tidak sehat.

11 Wilayah Lain di Sulsel Juga Masuk Kategori Tidak Sehat

Selain Makassar, BMKG mencantumkan 11 wilayah lain yang diprediksi mengalami kualitas udara kategori tidak sehat pada Selasa (13/10/2026).

Wilayah tersebut meliputi Bantaeng, Barru, Bone, Bulukumba, Gowa, Parepare, Maros, Sidrap, Sinjai, Soppeng, dan Wajo.

Sementara itu, 12 wilayah lainnya di Sulsel diprakirakan berada pada kategori sedang.

Klasifikasi tersebut didasarkan pada konsentrasi partikulat halus PM2.5 di udara.

PM2.5 merupakan partikel berukuran kurang dari atau sama dengan 2,5 mikrometer yang dapat masuk ke saluran pernapasan.

Paparan partikel ini berisiko mengganggu kesehatan, terutama ketika konsentrasinya tinggi.

BPBD Makassar Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas berat di luar ruangan ketika kualitas udara memburuk.

Warga yang harus beraktivitas di luar ruangan disarankan menggunakan masker yang sesuai.

“Ketika kualitas udara memburuk, masyarakat perlu mengambil langkah perlindungan. Kurangi aktivitas berat di luar ruangan, gunakan masker yang sesuai apabila harus beraktivitas di tengah kondisi berasap, dan berikan perhatian khusus kepada anak-anak, lansia, serta anggota keluarga yang rentan,” imbauan Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar, Fadli Tahar.

Perhatian khusus juga perlu diberikan kepada anak-anak, lansia, serta orang yang rentan mengalami gangguan pernapasan.

Masyarakat juga disarankan memantau informasi kualitas udara dari sumber resmi.

Apabila mengalami gejala serius, seperti sesak napas berat atau nyeri dada, warga diimbau segera mencari pertolongan medis.

Yaslinda Utari

Bagikan
Diterbitkan oleh
Yaslinda Utari
Tag: kualitas udara Makassar udara tidak sehat