Categories: Makassar

Makassar Coffee Fest 2026 Jadi Ruang UMKM Kopi Unjuk Kreasi, Penang Bawa Espresso Beraroma Buah

SulawesiPos.com – Makassar Coffee Fest 2026 di Nipah Park Makassar menarik perhatian pencinta kopi dengan beragam sajian dan cita rasa dari berbagai tenant.

Salah satu yang ramai disambangi yakni booth Penang Kopi Roaster yang menawarkan espresso dengan cita rasa strawberry cake hingga tropical fruit melalui penggunaan infusing beans.

Barista Penang Kopi Roaster, Aldi, mengatakan salah satu menu yang banyak diminati pengunjung adalah sajian filter coffee dan espresso dengan infusing beans.

Karakter rasa dari biji kopi tersebut membuat minuman memiliki sensasi buah tanpa tambahan pemanis.

“Kalau menu favorit kita, filter kopi dengan ada infuse kopi juga untuk espresso-nya. Jadi orang (biasanya) untuk espresso-nya itu paling suka di white rabbit. Secara flavor dia itu rasanya strawberry cake dengan Tropical fruit,” ujar Aldi kepada SulawesiPos.com, Sabtu (19/9/2026).

Barista Penang Kopi Roaster, Aldi saat diwawancara SPos TV, Sabtu (19/9/2026).

Menu tersebut dibanderol mulai Rp38 ribu. Harga itu juga berada di kisaran harga sebagian besar menu kopi yang ditawarkan Penang Kopi Roaster.

Selain White Rabbit, Penang Kopi Roaster menggunakan sejumlah jenis biji kopi untuk menu yang ditawarkan kepada pengunjung. Salah satunya Pink Camellia yang digunakan untuk sajian filter coffee.

“Kalau yang paling banyak digunakan ada namanya Pink Camellia,” kata Aldi.

“Secara flavor dia itu fruity, terus silky di mulut. Gitu, dia masuk di filter kopi,” lanjutnya.

Aldi mengatakan, biji kopi yang digunakan Penang Kopi Roaster merupakan produk impor dari luar negeri. Pihaknya juga melakukan proses roasting sendiri dan membawa sejumlah lini biji kopi dari luar negeri dengan karakter yang lebih eksotis.

“Penang yang membedakan roast sendiri, terus eh beberapa yang lineup yang kita bawa itu lineup dari luar dan exotic,” tuturnya.

Salah satu yang menjadi pembeda Penang Kopi Roaster adalah penggunaan infusing beans pada sajian espresso.

Teknik tersebut membuat biji kopi sudah memiliki karakter rasa tertentu tanpa perlu tambahan perasa maupun gula.

“Paling beda dari yang lain itu, espresso kita pakai infusing beans. Jadi tanpa (tambahan) flavor apa pun sudah ada flavor-nya dari beans. Biasanya kan ice black, black coffee itu terkenal dengan pahit. Ini kita lebih flavor lebih beragam rasanya tanpa harus harus ada pemanis buatan ataupun mungkin gula tambahan,” jelas Aldi.

Antusiasme pengunjung juga dirasakan Penang Kopi Roaster selama mengikuti Makassar Coffee Fest 2026.

Menurut Aldi, festival tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mencoba berbagai jenis kopi dan metode penyajian dalam satu lokasi.

“Tentu untuk respons pengunjungnya sangat antusias, karena ini adalah salah satu event kopi terbesar di Makassar dan pengunjung juga boleh coba berbagai macam banyak jenis kopi dari beberapa experience yang ada, mungkin seperti filter kopi, mungkin ada yang jual kopi mocktail,” ujarnya.

Penang Kopi Roaster sendiri memiliki dua outlet yang dapat dikunjungi masyarakat Makassar.

Outlet tersebut berada di Lati Mojong dan Jalan Ratulangi, sementara lokasi roastery berada di Jalan Bulu Dua.

Jadi Ruang UMKM Kopi Unjuk Kreasi

Makassar Coffee Fest 2026 merupakan ajang bagi pelaku usaha kopi untuk memperkenalkan produk sekaligus menghadirkan beragam pengalaman menikmati kopi kepada pengunjung.

Puluhan tenant menawarkan racikan andalan masing-masing, mulai dari sajian filter coffee, espresso, hingga kreasi kopi dengan karakter rasa yang beragam.

Makassar Coffee Fest 2026 berlangsung selama lima hari, 16-20 September 2026, di Nipah Park Makassar.

Festival ini digelar untuk memperkuat fondasi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kopi di Kota Makassar sebagai Ibu Kota Sulawesi Selatan.

Operational Manager Nipah Park Andi Muhammad Imam Rafsanjani mengatakan Makassar Coffee Fest 2026 dihadirkan sebagai wadah kolaboratif yang mempertemukan berbagai elemen dalam ekosistem kopi.

Mulai dari petani kopi lokal, barista profesional, pemilik bisnis, roastery hingga pecinta kopi di Sulawesi Selatan dilibatkan dalam rangkaian kegiatan tersebut.

“Kami ingin menjadikan Nipah Park sebagai ruang temu yang inklusif, tempat di mana pelaku bisnis, dan masyarakat pecinta kopi dapat berkumpul, berkolaborasi, serta bertukar inspirasi untuk mendorong industri kopi lokal semakin maju,” urainya.

Makassar Coffee Fest 2026 tidak hanya menghadirkan pameran produk kopi.

Festival tersebut juga menjadi ruang untuk berbagi pengetahuan, mengasah keterampilan teknis, sekaligus membangun jejaring bisnis antarpelaku industri kopi lokal dan nasional. (tar)

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: Makassar Coffee Fest 2026 Nipah Park Penang Kopi Roaster Pink Camellia UMKM Makassar