Antrean BBM mengular di sejumlah SPBU Makassar. Warga bahkan mengantre hingga 2,5 jam, Sabtu (12/9/2026).
SulawesiPos.com – Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin meminta PT Pertamina Patra Niaga mengaktifkan seluruh nozzle atau selang pengisian BBM di SPBU untuk mempercepat pelayanan dan mengurai antrean panjang yang terjadi di sejumlah titik di Kota Makassar.
Permintaan itu disampaikan Munafri saat mendatangi Kantor PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Jalan Garuda, Makassar, Jumat (11/9/2026).
Ia bertemu Executive General Manager (EGM) PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Deny Sukendar bersama jajaran untuk membahas keluhan masyarakat terkait antrean BBM.
Munafri menilai persoalan antrean tidak cukup diselesaikan hanya dengan memastikan ketersediaan stok.
Menurutnya, kecepatan pelayanan di SPBU juga perlu menjadi perhatian agar kendaraan tidak menumpuk dan antrean tidak sampai mengganggu lalu lintas.
Salah satu langkah yang didorong adalah memastikan setiap nozzle dapat digunakan secara optimal dengan menambah petugas operator.
“Antrean mengular karena keterbatasan petugas, misalnya 4 Dispenser di SPBU hanya dijaga oleh 1 orang. Perlu penambahan petugas agar setiap nozzle aktif dan memotong waktu tunggu kendaraan,” kata Munafri.
Selain menambah operator, Munafri mengusulkan adanya pengaturan pola pelayanan berdasarkan jenis kendaraan.
Kendaraan pribadi, kendaraan ekspedisi, hingga bus dapat diatur melalui alur atau klasterisasi tertentu agar proses pengisian lebih tertib.
Pengaturan waktu masuk kendaraan ke area pengisian juga dinilai dapat menjadi salah satu alternatif untuk mencegah antrean menumpuk dalam waktu bersamaan.
Munafri mengatakan, langkah tersebut perlu segera dibahas dan diterapkan bersama Pertamina serta pengelola SPBU, mengingat antrean BBM telah menjadi keluhan masyarakat dalam beberapa bulan terakhir.
“Tujuan kami ke sini bagaimana mencari solusi. Tolong pihak Pertamina dan pengelola SPBU carikan jalan keluar. Jangan masyarakat umum yang jadi korban,” ujarnya.
Ia menegaskan, kedatangannya ke Pertamina merupakan respons Pemerintah Kota Makassar terhadap keluhan warga yang setiap hari harus menghadapi antrean panjang di SPBU.
Munafri berharap Pertamina dan pengelola SPBU dapat mengambil langkah taktis, baik dari sisi pelayanan maupun pengaturan kendaraan, sehingga waktu tunggu masyarakat dapat dipangkas dan antrean tidak kembali mengular hingga mengganggu pengguna jalan.