Categories: Makassar

Di Era 1960-an, Makassar Pernah Punya Kebun Binatang

SulawesiPos.com – Seperti di kota-kota besar lainnya di Indonesia, Makassar ternyata pernah memiliki kebun binatang. Lokasinya di Jalan Urip Sumoharjo, yang saat ini menjadi pusat kuliner Antama, depan kantor PT Perkebunan Nusantara XIV, tidak jauh dari rumah sakit Primaya.

Namun, Kebun Binatang Makassar ini tidak bertahan lama, mulai beroperasi awal 1960-an hingga akhirnya tutup sekitar tahun 1970-an.

Ridwan Tadjerin (80), salah satu warga Makassar mengenang masa-masa remajanya saat berkunjung di Kebun Binatang Makassar. Menurut pensiunan PNS Dinas Pertanian Sulsel ini, saat itu nama tempat lokasi kebun binatang adalah Karuwisi dan masih termasuk wilayah Kabupaten Gowa.

“Koleksi hewan-hewan Kebun Binatang Makassar saat itu sama seperti Kebun Binatang Surabaya, ada hewan langka seperti Gajah, Macan, Buaya, dan Ular, saya sering masuk ke kebun binatang bersama teman-teman SMEA,” ungkap Ridwan pada Spos, Rabu (2/9/2026).

Ridwan mengenang Kebun Binatang Makassar memiliki gerbang masuk berbentuk model rumah Tongkonan Toraja. Di atas pintu masuknya terdapat tulisan: Taman Budaja dan Keindahan Udjungpandang.

Selain bersama teman-temannya, Ridwan juga sering ikut menemani kerabatnya dari kampung, liburan ke Kebun Binatang Makassar. Ia tidak mengetahui persis mengapa dan waktunya kebun binatang tersebut berhenti beroperasi.

Kini lahan eks kebun binatang berubah wujud menjadi lokasi tongkrongan Antama. Status legalitas lahannya juga kini masih diperebutkan beberapa pihak dan masih berperkara di pengadilan.

Setelah Kebun Binatang Makassar, tidak pernah ada lagi wahana konservasi satwa yang memiliki koleksi satwa yang beragam seperti kebun binatang yang ada di kota lain, seperti Kebun binatang Jatim Park di Kota Batu, Jawa Timur.

Di tahun 2013 hingga 2020, pengusaha asal Makassar yang beraktivitas di Bali, Zainal Tayeb, pernah membangun Taman Burung di Gowa Discovery Park, Kawasan Benteng Somba Opu, Gowa. Koleksi burungnya cukup beragam, seperti burung Pelikan dari Australia, Jalak Bali, Scarlet Macaw dari Amerika Selatan, dan beberapa ekor Merak.

Saat ini, hanya tersisa wahana satwa, berupa penangkaran rusa totol di tengah-tengah kampus Universitas Hasanuddin, di Tamalanrea. Rusa totol di Unhas ini awalnya didatangkan dari Istana Bogor, yang juga sejarahnya didatangkan Thomas Stamford Raffles di tahun 1814 dari perbatasan India dan Nepal.

MN Abdurrahman

Share
Published by
MN Abdurrahman
Tags: Karuwisi Kebun Binatang Makassar Makassar Tempo Doeloe Ujung Pandang