Categories: Makassar

Kebakaran di Pintu Nol Unhas Rusak 10 Bangunan, 37 Orang Dievakuasi

SulawesiPos.com – Kebakaran melanda permukiman warga di Jalan Politeknik, sekitar Pintu 0 Universitas Hasanuddin (Unhas) Tamalanrea, Makassar, Sabtu (22/8/2026) sekitar pukul 04.30 Wita.

Sebanyak 10 bangunan terdampak dan sembilan kepala keluarga atau 37 jiwa harus dievakuasi.

Berdasarkan laporan awal Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, api pertama kali diketahui muncul dari bagian belakang kulkas di salah satu rumah warga. Dugaan sementara, kebakaran dipicu korsleting listrik.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar M Fadly Tahar mengatakan petugas langsung bergerak setelah menerima laporan kebakaran dan melakukan evakuasi serta penanganan di lokasi.

“Dugaan sementara penyebab kebakaran adalah korsleting listrik. Petugas langsung melakukan evakuasi dan penanganan setelah menerima laporan,” kata Fadly.

Enam Bangunan Rusak Berat

Dari 10 bangunan yang terdampak, enam di antaranya mengalami kerusakan berat. Bangunan tersebut terdiri dari dua rumah, dua rumah kos, serta dua rumah toko (ruko) yang digunakan untuk usaha fotokopi dan penjualan hijab.

Sementara itu, dua rumah mengalami rusak sedang. Dua rumah kos lainnya dilaporkan mengalami kerusakan ringan.

Sebanyak tujuh armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk mengendalikan api. Penanganan melibatkan BPBD Kota Makassar, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), TNI/Polri, PLN, serta RT dan RW setempat.

Tidak ada laporan korban luka maupun korban meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.

Fadly mengatakan kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini meliputi sejumlah perlengkapan untuk mendukung penanganan pascakebakaran.

“Evakuasi dan pemadaman telah dilakukan. Untuk kebutuhan mendesak warga terdampak saat ini antara lain terpal, family kit, first aid kit, baby kit, pakaian, selimut, dan sarung,” pungkasnya.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: kebakaran makassar BPBD Makassar Universitas Hasanuddin Pintu Nol Unhas Fadly Tahar