Kebakaran melanda permukiman warga di Lingkungan Sikkoala, Kelurahan Langnga, Kecamatan Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Senin (10/8/2026) malam.
SulawesiPos.com – Kota Makassar dalam beberapa bulan terakhir dihadapkan pada sejumlah insiden kebakaran yang cukup menyita perhatian publik.
Mulai dari terbakarnya armada bus, musibah di permukiman padat penduduk, hingga kejadian terbaru di fasilitas publik dan perumahan warga.
Berdasarkan laporan dari berbagai media lokal dan catatan instansi terkait, berikut adalah rangkuman daftar peristiwa kebakaran menonjol yang terjadi di Kota Makassar sejak bulan Juni hingga Agustus 2026:
Insiden pembuka yang cukup mengejutkan terjadi pada awal Juni di area halaman belakang Kantor Perum DAMRI Makassar.
Peristiwa ini menghanguskan total tujuh kendaraan sekaligus, yang terdiri dari empat unit bus DAMRI, dua unit minibus, dan satu unit truk.
Kepulan asap hitam pekat sempat membuat warga sekitar panik karena dikhawatirkan merembet ke area permukiman terdekat, sebelum akhirnya berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran.
Menjelang akhir Juli, musibah kebakaran menimpa sebuah bangunan rumah panggung semipermanen yang juga difungsikan sebagai tempat tinggal, tempat kos, serta salon kecantikan.
Peristiwa tragis ini tak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga merenggut nyawa dua orang penghuni perempuan.
Sementara itu, satu penghuni lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat berupaya menyelamatkan korban di tengah kobaran api.
Kawasan padat penduduk di pinggir laut Jalan Sultan Abdullah II, Kelurahan Tallo, Kecamatan Tallo, dilalap si jago merah pada hari terakhir bulan Juli.
Kobaran api dengan cepat menjalar karena banyak bangunan yang terbuat dari bahan semipermanen.
Akibat insiden ini, sebanyak 56 rumah warga ludes dan ratusan jiwa dari 105 kepala keluarga harus mengungsi ke tempat yang lebih aman setelah Damkar mengerahkan puluhan armada ke lokasi.
Memasuki bulan Agustus, kepanikan sempat melanda pusat perbelanjaan Nipah Park di Jalan Urip Sumoharjo.
Saat mal sedang beroperasi, api membakar area lantai 3 dan lantai 4 yang merupakan bagian penampungan barang serta teras luar tenant.
Kepulan asap tebal sempat membubung tinggi dan memicu evakuasi pengunjung. Berkat kesigapan tim internal dan pengerahan puluhan armada damkar, api dapat dijinakkan dengan cepat tanpa korban jiwa.
Hanya berselang sehari, kebakaran hebat kembali melanda kawasan padat penduduk di Jalan Kandea 3 Lorong 3, Kelurahan Baraya, Kecamatan Bontoala.
Peristiwa yang diduga berawal dari korsleting listrik ini menghanguskan sekitar 37 rumah warga.
Puluhan kepala keluarga kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi akibat cepatnya perambatan api di lingkungan permukiman yang padat.
Gelombang musibah kebakaran di Makassar berlanjut pada hari ini dengan dua titik kejadian berbeda: