Perwakilan AAS Foundation, AAS Community, IKA Unhas, dan BPP KKSS menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban kebakaran di Jalan Sultan Abdullah II, Tallo, Makassar, Sabtu, 1 Agustus 2026.
SulawesiPos.com – AAS Foundation, AAS Community, IKA Unhas, dan BPP KKSS menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban kebakaran yang menghanguskan 56 rumah di Tallo, Makassar, Sabtu pagi, 1 Agustus 2026, sekitar pukul 09.00 Wita.
Bantuan itu dibawa langsung oleh perwakilan masing-masing lembaga sebagai respons atas musibah yang membuat puluhan keluarga terdampak.
Di lapangan, AAS Foundation diwakili AM Rezky R. Mulyadi selaku direktur, Risnawati, dan Aulzia Syahreni. AAS Community diwakili Ketua A. La Padassajati bersama Aan, sementara IKA Unhas diwakili Mursalim Tawang Racun dan Jiliarti.
BPP KKSS juga ikut terlibat dalam penyaluran bantuan melalui Hasis Djamaluddin, Abdullah, dan Ari Ilham.
Kehadiran sejumlah unsur itu menandai dukungan lintas komunitas dan organisasi untuk membantu kebutuhan mendesak warga pascakebakaran.
Logistik yang disalurkan meliputi 60 zak beras, 220 sarung, 80 kaleng susu, 70 bungkus terigu, 60 kilogram gula, 60 dus mi instan, 120 kaleng ikan, dua lembar tenda, 20 lembar karpet, 10 kantong popok, 10 rak telur, dan 48 biskuit bayi.
Jenis bantuan tersebut diarahkan untuk menopang kebutuhan dasar korban, terutama pangan, perlengkapan harian, dan kebutuhan anak-anak di lokasi terdampak.
Kehadiran tenda dan karpet juga dibutuhkan untuk membantu warga yang kehilangan tempat tinggal sementara.
Perwakilan BPP KKSS, Hasis Djamaluddin mengatakan bantuan yang dibawa sejumlah lembaga itu diharapkan bisa sedikit meringankan beban warga yang terdampak kebakaran di Tallo.
“Saya turut prihatin atas musibah kebakaran yang menghanguskan 56 rumah di Tallo. Bantuan dari AAS FOUND, IKA UNHAS, AAS COMMUNITY, PENGURUS PUSAT KKSS, yang berikan mungkin tidak seberapa, kami berharap dapat sedikit meringankan beban para korban. Semoga bantuan ini bermanfaat, para korban diberi ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali, serta semakin banyak pihak yang tergerak untuk dapat membantu warga yang terdampak,” hal tersebut disampaikan Hasis Djamaluddin kepada Spos, Sabtu malam, 1 Agustus 2026.
Pernyataan itu menegaskan bahwa penyaluran bantuan tidak hanya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan logistik awal, tetapi juga sebagai bentuk solidaritas kepada warga yang sedang menghadapi masa sulit setelah kebakaran.
Sejauh ini, bantuan dari berbagai pihak masih menjadi kebutuhan penting bagi korban kebakaran Tallo, terutama untuk menopang kebutuhan harian warga yang rumahnya terdampak dalam musibah tersebut.