Categories: Makassar

Bentrok Dua Kubu di Panakkukang Makassar Berulang Sejak Kamis, Empat Motor Dibakar

SulawesiPos.com – Bentrok dua kubu warga di Jalan Abdullah Daeng Sirua, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, kembali pecah pada Minggu petang (26/7/2026), setelah konflik yang disebut polisi terkait sengketa lahan itu berulang sejak Kamis (23/7), dengan dampak sementara dua mobil rusak akibat lemparan batu dan empat motor dibakar.

Polisi menyebut dua kelompok itu saling menyerang menggunakan busur panah dan batu di area yang diklaim lebih dari satu pihak.

“Pada intinya ini lokasi sengketa, diklaim oleh tiga pihak, tapi untuk yang bertikai ada dua kubu saling serang,” kata Kanit Reskrim Polsek Panakkukang, Iptu Uji Mughni, dikonfirmasi Kompas.com, Minggu.

Menurut polisi, bentrokan susulan sempat beberapa kali pecah dalam beberapa hari terakhir sebelum kembali memanas hingga petang.

Polisi Belum Amankan Pelaku

Uji Mughni mengatakan polisi masih mendalami pihak-pihak yang terlibat, tetapi belum melakukan penangkapan karena situasi di lapangan sempat belum kondusif.

Ia menyebut polisi pada saat kejadian lebih fokus memukul mundur kedua kubu yang bentrok agar situasi tidak meluas.

Selama rangkaian bentrokan sejak Kamis, polisi juga mengaku belum bisa memastikan ada tidaknya korban luka karena pendataan masih dilakukan.

“Ada juga motor yang dibakar, menurut informasi yang kita dapat ada empat motor. Mobil kena lemparan batu,” katanya lagi.

Uji Mughni menambahkan jumlah personel yang berjaga di lokasi kerap tidak sebanding dengan massa yang terlibat bentrok.

“Saat ini masih kita lakukan penjagaan, semenjak hari pertama, tadi terjadi bentrok memang ada anggota jaga, tapi kekuatan tidak seimbang. Tadi hampir satu jam, akhirnya kita bisa pukul mundur, sekarang masih dilakukan penjagaan di lokasi,” tutup dia.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Makassar Sulawesi Selatan Panakkukang sengketa lahan