Momen Lamine Yamal sujud syukur seusai mencetak gol perdana ke gawang Arab Saudi di Piala Dunia 2026.
SulawesiPos.com – Lamine Yamal sujud syukur seusai Spanyol mengalahkan Portugal 1-0 pada babak 16 besar Piala Dunia 2026, Selasa 7 Juli 2026 Wita, dalam laga yang juga menutup perjalanan Cristiano Ronaldo di panggung dunia. Momen itu menjadi salah satu sorotan paling kuat setelah La Roja memastikan tiket perempat final lewat gol Mikel Merino pada menit 90+1.
Di tengah perayaan para pemain Spanyol, Yamal tampak meluapkan emosinya dengan cara yang tenang namun bermakna. Selebrasi itu langsung menyedot perhatian publik, apalagi hadir setelah pertandingan yang berjalan sangat tegang dan lama tampak akan berlanjut ke babak tambahan.
Bagi pemain muda berusia 18 tahun itu, kemenangan atas Portugal terasa spesial karena datang di fase gugur dan melawan tim yang dipimpin Ronaldo.
Spanyol memang harus bekerja keras untuk mematahkan perlawanan Portugal di Arlington, Texas. Tim asuhan Luis de la Fuente lebih dominan dalam penguasaan bola dan beberapa kali mengancam lewat Mikel Oyarzabal, Alex Baena, serta Yamal, tetapi penampilan kiper Diogo Costa membuat laga bertahan tanpa gol dalam waktu lama.
Yamal sendiri sempat memperoleh peluang penting pada babak pertama dan terus menjadi ancaman dari sisi kanan serangan Spanyol. Ia juga memaksa Costa melakukan penyelamatan penting, termasuk saat melepaskan tembakan melengkung dari situasi bola mati pada babak kedua.
Meski tidak mencetak gol, kontribusi Yamal tetap terasa dalam tekanan yang terus dibangun Spanyol sepanjang laga.
Gol penentu akhirnya lahir saat laga memasuki injury time. Ferran Torres mengirim umpan terobosan yang diselesaikan Mikel Merino untuk mengubah skor menjadi 1-0 pada menit 90+1.
Gol itu langsung mengubah suasana stadion, dari laga yang tampak menuju extra time menjadi malam penuh kegembiraan bagi Spanyol dan akhir pahit bagi Portugal.
Pelatih Spanyol Luis de la Fuente memuji dampak para pemain pengganti yang masuk pada fase akhir pertandingan.
“Itu pertandingan yang fantastis, seperti final yang sudah diperkirakan, dan para pemain kunci justru adalah mereka yang masuk dari bangku cadangan. Mereka memberi kami energi untuk menyelesaikan pertandingan seperti yang kami lakukan.” kata De la Fuente.
Selepas peluit akhir, sorotan bukan hanya tertuju pada Ronaldo yang tampak emosional, tetapi juga pada Yamal. Dalam suasana kontras antara kegembiraan Spanyol dan kekecewaan Portugal, Yamal terlihat lebih dulu mengekspresikan rasa syukur, lalu mendatangi Ronaldo untuk memberi salam hormat. Kombinasi dua momen itu membuat namanya kembali menjadi pembicaraan setelah laga besar Iberia tersebut.
Kemenangan ini membawa Spanyol melangkah ke perempat final Piala Dunia 2026. Sementara bagi Yamal, laga melawan Portugal menambah bobot perannya sebagai wajah baru La Roja, bukan hanya karena ancamannya di lapangan, tetapi juga karena gestur emosional yang memperlihatkan bagaimana ia memaknai malam penting itu.
Skor akhir:
– Spanyol 1-0 Portugal
– Gol: Mikel Merino 90+1′
Statistik utama:
Penguasaan bola: Spanyol 57% – 43% Portugal
Total tembakan: Spanyol 15 – 10 Portugal
Tembakan ke gawang: Spanyol 6 – 3 Portugal
Expected goals (xG): Spanyol 1,77 – 0,40 Portugal
Peluang besar: Spanyol 2 – 1 Portugal
Akurasi umpan: Spanyol 91% – 85% Portugal
Sepak pojok: Spanyol 7 – 3 Portugal
Pelanggaran: Spanyol 13 – 9 Portugal
Kartu kuning: Spanyol 1 – 2 Portugal
Penyelamatan kiper: Spanyol 1 – 5 Portugal
Ulasan singkat:
Spanyol tampil lebih dominan hampir di semua aspek permainan, terutama dalam penguasaan bola, distribusi umpan, dan kualitas peluang. Portugal sempat bertahan cukup disiplin dan mengandalkan transisi cepat, tetapi tekanan Spanyol terus terjaga sampai menit akhir. Gol Mikel Merino pada menit 90+1 menjadi pembeda dalam laga yang ketat, sekaligus menegaskan bahwa Spanyol lebih efektif dalam mengubah dominasi menjadi hasil.