Direktur Satu Mic Management Indonesia, Abd Rahman Tahir, sedang menjelaskan hal teknis kegiatan Open Mic Challenge Makassar
SulawesiPos.com – Open Mic Challenge Makassar 2026 akan digelar di Enreco Coffee, Jalan Bougenville, Makassar, pada Rabu, 8 Juli 2026, mulai pukul 18.30 Wita, sebagai panggung terbuka bagi komika dan calon komika Sulawesi Selatan untuk menguji materi serta keberanian tampil di depan publik. Ajang yang digagas Satu Mic Management Indonesia ini diposisikan bukan sekadar kompetisi lucu-lucuan, tetapi langkah awal membangun regenerasi komika lokal yang diharapkan mampu bersaing hingga level nasional.
Direktur Satu Mic Management Indonesia, Abd Rahman Tahir, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuka selebar mungkin untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat umum yang ingin mencoba dunia stand up comedy. Menurut dia, panggung ini dirancang untuk menjaring talenta baru yang selama ini belum memiliki ruang tampil.
“Kami ingin menghadirkan panggung yang terbuka bagi siapa pun yang memiliki keberanian untuk mencoba. Tidak harus sudah menjadi komika profesional. Justru kami ingin menemukan talenta-talenta baru yang selama ini belum memiliki ruang untuk tampil. Harapan kami, dari panggung sederhana ini akan lahir komika-komika masa depan Indonesia,” ujar Abd Rahman Tahir, yang akrab disapa Arman.
Dengan slogan “Panggung Pertama Menuju Komika Masa Depan Indonesia”, penyelenggara menempatkan Open Mic Challenge Makassar 2026 sebagai ruang pembelajaran, ekspresi, dan pengembangan karakter generasi muda melalui seni pertunjukan. Penyelenggara menargetkan peserta yang memiliki semangat berkarya, keberanian tampil di depan publik, dan kemauan mengasah kemampuan berbicara lewat komedi.
Arman menegaskan ajang ini tidak hanya ditujukan untuk mencari peserta paling lucu. Ia menyebut stand up comedy juga menjadi medium untuk melatih cara menyusun gagasan, berpikir kritis, membangun kepercayaan diri, dan menyampaikan pesan sosial dengan pendekatan yang lebih ringan.
Dalam konsep kompetisi yang disiapkan, setiap peserta akan mendapat kesempatan tampil membawakan materi stand up comedy di hadapan dewan juri dan penonton. Penilaian dilakukan berdasarkan beberapa aspek utama, mulai dari kelucuan, originalitas materi, delivery atau pembawaan, struktur materi, hingga interaksi dengan penonton.
Sistem penilaian itu diharapkan tidak hanya memberi kesempatan yang adil bagi seluruh peserta, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan kemampuan mereka ke depan. Dengan format seperti ini, ajang tersebut diarahkan untuk melahirkan talenta yang bukan hanya berani tampil, tetapi juga punya fondasi materi yang kuat.
Selain kompetisi, Open Mic Challenge Makassar 2026 juga diharapkan menjadi titik temu komunitas kreatif, pegiat seni pertunjukan, kreator konten digital, dan masyarakat umum yang memiliki minat terhadap dunia komedi. Penyelenggara menilai Makassar memiliki modal besar untuk melahirkan talenta hiburan karena ditopang komunitas seni dan ekosistem kreatif yang terus tumbuh.
Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak anak muda Sulawesi Selatan berani mengekspresikan ide dan kreativitasnya secara positif. Mereka juga ingin mendorong agar agenda serupa bisa berlanjut secara berkala sehingga panggung komedi lokal tidak berhenti di satu acara, melainkan berkembang menjadi jalur pembinaan komika menuju panggung nasional maupun platform digital.