Pengendara di Makassar Diduga Hina Petugas Dishub saat Penertiban Parkir di Panakkukang

SulawesiPos.com – Seorang pengendara mobil di Makassar menjadi sorotan setelah diduga melontarkan kata-kata kasar bernada menghina kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) saat penertiban parkir liar di depan Mal Panakkukang, Sabtu, 4 Juli 2026.

Keributan itu disebut bermula ketika petugas menindak kendaraan yang diparkir tidak sesuai aturan hingga memakan badan jalan.

Video insiden tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Awal Mula Kejadian

Dalam narasi yang beredar, pengendara itu diduga tidak terima setelah kendaraannya dipasangi alat pengunci roda atau wheel clamp oleh petugas yang sedang melakukan penertiban di lapangan.

Lokasi kejadian disebut berada di kawasan padat lalu lintas depan Mal Panakkukang, salah satu titik yang kerap menjadi perhatian karena parkir sembarangan dapat mengganggu arus kendaraan.

Penindakan dilakukan saat petugas menertibkan kendaraan yang dinilai melanggar aturan parkir dan mengurangi ruang jalan.

Keributan lalu terjadi ketika pengendara diduga meluapkan emosinya kepada petugas.

BACA JUGA:  Biota Wisata Gelar Muhasaba dan Manasik Umroh Akbar di Makassar, Tawarkan Jadwal Keberangkatan Charter Flight

Dalam video yang beredar, sejumlah orang tampak berada di sekitar lokasi saat petugas Dishub berdiri di dekat kendaraan yang ditindak.

Penertiban parkir liar kembali jadi sorotan

Kasus ini kembali menyorot persoalan parkir liar di titik-titik sibuk Kota Makassar yang kerap memicu kemacetan sekaligus gesekan antara pengguna jalan dan petugas lapangan.

Penindakan dengan wheel clamp selama ini dipakai untuk memberi efek jera terhadap kendaraan yang parkir melanggar aturan.

Belum ada penjelasan resmi yang lebih rinci mengenai identitas pengendara maupun tindak lanjut atas dugaan penghinaan terhadap petugas dalam insiden tersebut.

Namun video yang telanjur beredar membuat penanganan kasus ini menjadi perhatian luas di media sosial.

Insiden di Panakkukang itu juga memperlihatkan risiko yang dihadapi petugas saat menjalankan penertiban di lapangan.

Di tengah upaya menata lalu lintas dan parkir, petugas kerap berhadapan langsung dengan pengendara yang menolak ditindak.

Jika ada keterangan resmi tambahan dari Dishub Makassar atau kepolisian, kasus ini berpotensi berkembang tidak lagi sekadar menjadi video viral, tetapi juga masuk ke ranah penegakan aturan dan evaluasi pengawasan parkir liar di kawasan komersial.

BACA JUGA:  Pemkot Makassar Gerak Cepat Atasi Krisis Air Bersih, PDAM Fokus Benahi Distribusi di Wilayah Utara

SulawesiPos.com – Seorang pengendara mobil di Makassar menjadi sorotan setelah diduga melontarkan kata-kata kasar bernada menghina kepada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) saat penertiban parkir liar di depan Mal Panakkukang, Sabtu, 4 Juli 2026.

Keributan itu disebut bermula ketika petugas menindak kendaraan yang diparkir tidak sesuai aturan hingga memakan badan jalan.

Video insiden tersebut kemudian beredar luas di media sosial dan memicu perhatian publik.

Awal Mula Kejadian

Dalam narasi yang beredar, pengendara itu diduga tidak terima setelah kendaraannya dipasangi alat pengunci roda atau wheel clamp oleh petugas yang sedang melakukan penertiban di lapangan.

Lokasi kejadian disebut berada di kawasan padat lalu lintas depan Mal Panakkukang, salah satu titik yang kerap menjadi perhatian karena parkir sembarangan dapat mengganggu arus kendaraan.

Penindakan dilakukan saat petugas menertibkan kendaraan yang dinilai melanggar aturan parkir dan mengurangi ruang jalan.

Keributan lalu terjadi ketika pengendara diduga meluapkan emosinya kepada petugas.

BACA JUGA:  Wanita di Balik Video Dewasa Ojol Viral Berhasil Ditangkap Saat Mau Kabur ke Thailand

Dalam video yang beredar, sejumlah orang tampak berada di sekitar lokasi saat petugas Dishub berdiri di dekat kendaraan yang ditindak.

Penertiban parkir liar kembali jadi sorotan

Kasus ini kembali menyorot persoalan parkir liar di titik-titik sibuk Kota Makassar yang kerap memicu kemacetan sekaligus gesekan antara pengguna jalan dan petugas lapangan.

Penindakan dengan wheel clamp selama ini dipakai untuk memberi efek jera terhadap kendaraan yang parkir melanggar aturan.

Belum ada penjelasan resmi yang lebih rinci mengenai identitas pengendara maupun tindak lanjut atas dugaan penghinaan terhadap petugas dalam insiden tersebut.

Namun video yang telanjur beredar membuat penanganan kasus ini menjadi perhatian luas di media sosial.

Insiden di Panakkukang itu juga memperlihatkan risiko yang dihadapi petugas saat menjalankan penertiban di lapangan.

Di tengah upaya menata lalu lintas dan parkir, petugas kerap berhadapan langsung dengan pengendara yang menolak ditindak.

Jika ada keterangan resmi tambahan dari Dishub Makassar atau kepolisian, kasus ini berpotensi berkembang tidak lagi sekadar menjadi video viral, tetapi juga masuk ke ranah penegakan aturan dan evaluasi pengawasan parkir liar di kawasan komersial.

BACA JUGA:  Rekomendasi Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Makassar

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru